Rabu, 11 Januari 2017

JANGAN BANGGA

JANGAN BANGGA

Jangan berbangga-bangga dalam beragama..
Kita sering bangga dengan keislaman kita dan sering menganggap yang selain islam itu adalah orang kafir..

Tetapi, kita sering tidak sadar apakah kita sudah beragama dengan benar? Yang di anggap orang kafir benar-benar bertauhid kepada Tuhan mereka, tiada mereka berlaku syirik.

Sedangkan orang islam.. merasa benar, tetapi masih banyak yang syirik. Beragama tapi tak berTuhan..

Siapa yang paling banyak main perdukunan? Orang islam..
Siapa yang paling banyak main ilmu sihir? Orang islam..
Siapa yang paling banyak menyembah yang selain Tuhan nya? Ya orang islam..
Siapa yang menyukai ilmu-ilmu ghoib dan kesaktian? Ya orang islam..

Jika yang di anggap kafir itu menyembah selain Allah, itu memang kepercayaan mereka. Mana ada mereka menyekutukan tuhan-tuhan yang lain nya..

Saya salut dengan orang kristen, sangat jarang mereka berlaku syirik. Mana pernah mereka percaya syetan, jin, demit, bahkan hantu blau sekalipun.

Tidak seperti orang islam. Gila ghoib, gila kesaktian, jin dan demit di puja-puja. Bahkan jika guru atau kyai mempunyai kesaktian pun akan di puja-puja nya.

Rasulullah yang di anggap Nabi paling mulia pun di dewa-dewa kan. Padahal bukan itu yang di inginkan Rasulullah.

Tanpa Sadar umat islam di indonesia ini sudah sakit. Beragama, tapi tak bertuhan. Sangat berbangga diri akan keislaman nya.

Malu saya sebenarnya, malu melihat keislaman kita. Merasa benar hingga semakin arogan.
Melihat yang selain islam seperti musuh. Padahal kita tak pernah di musuhi.

Jangan sampai Allah hancurkan kita karna rasa bangga kita, padahal kita belum benar-benar beragama.

Mengapa tempat-tempat yang kuat keislaman nya selalu di hantam musibah? Seperti aceh di beri tsunami , padang di beri gempa, jawa meletus gunung berapi. Sedangkan di kota-kota besar yang begitu banyak nya maksiat tiada musibah sedasyat itu? Karna kita belum benar-benar beragama. Bangga akan keislaman tetapi masih berlaku syirik. Agama di campur aduk dengan adat dan ajaran nenek moyang.

Lihat saja segala musibah besar di indonesia, pasti yang di hantam ialah tempat-tempat yang sangat kental adat nya. Agama dan adat masih di campur aduk.

Karna dosa yang terbesar di hadapan Allah ialah kesyirikan. Jangan main-main jika kita telah mensekutukan Allah.

Siapa yang di hantam Allah, siapa yang menjadi korban? Ya orang islam..

Jadi jangan bangga dalam beragama, jangan merasa paling benar. Padahal kita masih banyak salah dalam berTuhan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar