Kamis, 07 September 2017
TIDAK MELIHAT APA-APA
"salam bang Andy. saya ada membaca postingan di facebook abang mengenai "pemandangan dalam perjalanan". tetapi selama saya duduk berdzikir.. atau saya melakukan DN, saya tidak pernah mengalami pemandangan yang seperti orang lain alami. apa ada yang salah dengan dzikir saya, atau khusyuk saya itu.. masih belum pas ya?
jangan kan pemandangan.. atau merasa solat di masjidil haram secara sadar.. semua nya tak ada.. kosong aja.. 😓
karna.. teman saya juga pernah mengalami.. lagi berdzikir.. tiba tiba sampai di depan kabah. makanya.. saya pikir.. mungkin saya masih belum sampai ke Allah.. karna tidak melalui apa yang seperti teman saya lalui."
Jawab,
Waalaikumsalam wr wb..
Jika kita tidak mengalami pengalaman spiritual seperti teman-teman yang lain dalam berdzikir nafas, jangan lah berkecil hati. perumpamaan orang yang melihat dan yang tak melihat itu ialah seperti ini..
Jika kita buru-buru ingin menuju suatu tempat apakah yang kita sadari? tentu yang ada di hati dan fokus kita itu hanya lah kepada tujuan. tentu kita tidak terlena lagi oleh pemandangan kiri-kanan.
contoh nya saja ketika kita sedang bermain handphone atau bermain game.. apakah kita menyadari keadaan sekeliling? terkadang istri mengajak bicara saja sering kita abaikan. tak dengar lagi apa yang istri katakan. padahal istri kita itu ada di sebelah, bukan nya jauh. itu karna kesadaran kita hanya fokus kepada handphone.. tak perduli lagi di sekeliling.
Begitu pula dalam berdzikir nafas.. jika kesadaran jiwa telah tersambung kepada Allah, dan yang kita tuju hanya lah Allah.. tiada lagi lah pemandangan. tak melihat lagi ini dan itu.
Justru orang yang tak melihat ini-itu yang lebih bagus. karna tiada godaan. berbeda dengan yang melihat, jika kesadaran nya tidak lurus ke Allah.. ia kan terlena oleh sensasi-sensasi pemandangan. terlalu asyik di wilayah pemandangan.. sehingga jadi lupa tujuan.
Padahal tujuan berdzikir ya menyadari Allah yang dekat. menemui Allah..! Jadi jangan pernah merasa gagal dalam berdzikir nafas jika tak melihat apa pun.. yang penting kesadaran jiwa kita selalu tersambung kepada Allah. itulah khusyu yang sesungguhnya.. bukan yang melihat ini-itu.
mereka yang di perlihatkan ini-itu atas kehendak Allah.. Allah lah yang memperlihatkan pemandangan kepada mereka. dan kita yang tak melihat apa-apa.. juga atas kehendak Allah, berarti Allah sayang pada kita, dalam berdzikir tiada godaan.
Jadi melihat dan tak melihat.. itu sudah benar, tiada yang salah..! lantas yang salah itu yang bagaimana..? yang salah ialah apabila melihat ini-itu.. ia lalai. lupa tujuan.. sehingga kesadaran nya hanya pada pemandangan, tidak lagi ke Allah.
dan apabila tak melihat apa-apa.. hanya kosong saja dan tenang ia juga lalai.. akhirnya karna terlalu tenang hilang kesadaran, kita jadi malah ketiduran. ini juga salah..!
Jadi inti berdzikir itu ialah bukan mellihat atau tak melihat.. tetapi kesadaran yang selalu tersambung kepada Allah. kita sadari Allah yang dekat.. hingga tiada berjarak. itu Dzikir yang sesungguhnya..
Selasa, 05 September 2017
PEMANDANGAN DALAM PERJALANAN
Senin, 21 Agustus 2017
SEMUA TERGANTUNG KESUNGGUHAN
"Assalamu'alaikum bertanya Pak tentang dzikir nafas ini, apakah semua orang bisa melakukannya dengan mudah atau hanya orang-orang khusus saja yang punya kemampuan yang di Kehendaki Allah..?"
Waalaikumsalam wr wb,
Di sini lah letak kesalahan kita.. kita selalu berkata "orang yang di kehendaki Allah!" Kesan nya Allah itu seperti pilih kasih ya..? si A di kehendaki, sementara si B tidak di kehendaki.. lantas bagaimanakah dengan sifat Allah yang maha Adil..? ini jelas bertentangan dengan sifat Allah.
Si A bisa menguasai Dzikir Nafas, sedangkan Si B tidak bisa-bisa.. karna tidak di kehendaki Allah! masuk akal nggak tuh..?
Jadi dalam mengamalkan Dzikir Nafas.. Semua orang bisa.. asal ada kesungguhan. asal ada tekad yang kuat. bisa karna terbiasa..
Pahamilah ayat ini..
Allah SWT berfirman:
يٰۤاَيُّهَا الْاِنْسَانُ اِنَّكَ كَادِحٌ اِلٰى رَبِّكَ كَدْحًا فَمُلٰقِيْهِ
"Wahai manusia! Sesungguhnya kamu telah bekerja keras menuju Tuhanmu, maka kamu akan menemui-Nya."
(QS. Al-Insyiqaq 84: Ayat 6)
Jadi dalam mendekat ke Allah itu, harus lah sungguh-sungguh (kerja keras)! baru kaki pegal aja karna lama duduk timpuh sudah mengeluh.. bagaimana kan bertemu Allah? segitu saja sudah nyerah.. bagaimana kan bisa?
Saya yakin.. orang-orang yang bisa menguasai Dzikir Nafas ialah karna laku tirakat nya yang benar-benar gila. begitulah kesungguhan mereka dalam mendekat ke Allah.
Jika sudah kerja keras, sungguh-sungguh.. pasti lah orang itu di kehendaki Allah. Jadi makna di kehendaki itu bukan tanpa sebab.. pasti ada sebab nya.
Mengapa orang suci itu kalau meminta kepada Allah pasti langsung makbul? jika ia berkata, pasti langsung kejadian. banyak terjadi karomah pada diri nya. mengapa Allah mengkehendaki begitu? Pasti lah ada sebab nya, itulah yang harus kita cari tahu. apa amalan nya? apa tirakat nya? apa saja lelaku nya dalam mendekat ke Allah?
Jika kita mengikuti jejak orang suci itu, dan sungguh-sungguh.. pastilah bisa dan pasti lah Allah mengkehendaki diri ini. Jadi, tiada Allah itu pilih kasih.. Allah itu maha Adil. Bisa atau tidak bisa.. ya tergantung kesungguhan kita..!
Kamis, 20 Juli 2017
EBOOK KESADARAN JIWA
Bank: BCA
No Rek. 8335-1977-19
Jumat, 16 Juni 2017
TERTARIK DENGAN KATA "SADAR ALLAH"
Minggu, 11 Juni 2017
WUJUD KASIH SAYANG ALLAH
Senin, 03 April 2017
PETUAH GURU-GURU KU..
Jika di tanya, siapa kah guru saya?
Guru saya itu banyak.. tua-muda, muslim atau pun non Muslim, bahkan Anak kecil sekalipun..
jika Nasehat nya itu benar-benar menyadarkan dan menambah dekat kan diri kepada Allah, maka akan saya anggap beliau guru.
Karna yang saya lihat ialah Allah, mereka tak lain hanya lah perantara-perantara Allah dalam menyampaikan pesan-pesan Nya. Dan petuah berharga yang saya dapatkan pengajaran secara Bathin ialah,
Pak Setiyo Purwanto,
"Lurus ke Allah.. walau kamu sudah sampai surga, surga ini pun harus kamu tinggalkan!.."
Ustad Abu Sangkan,
"Baca Al-quran.. pahami lebih dalam, Segala ilmu ada di situ..
Semoga menjadi petunjuk bagi mu dan orang lain.."
Alm H.Slamet utomo,
"Hidup itu harus bermanfaat untuk orang lain. Berkarya lah.. semoga karya mu itu bisa memanggil orang lain mendekat kepada Allah SWT.."
Ini semua petuah-petuah berharga bagi diri saya, dan saya terus menjalankan nya..
Untuk yang sedang mencari.. kesejatian diri. lurus lah kepada Allah dahulu.. Ketika kita lurus, maka Allah akan memberi kita guru yang benar-benar membimbing kita kepada Allah.
Jika kita berguru kepada seseorang tetapi tidak semakin mendekat kepada Allah, berarti bukan guru itu yang salah. Tetapi niat kita yang belum benar-benar ke Allah. Luruskan lah niat..
Jumat, 10 Maret 2017
Minggu, 05 Maret 2017
Belajar Pulang
Minggu, 22 Januari 2017
BERCERITA
BERCERITA
Memang lebih enak jadi tukang cerita, daripada tukang ceramah..
Saya Jadi teringat oleh Alm eyang H.Slamet Utomo..
Beliau berkata, "saya ini tukang dongeng, hanya bercerita.. jadi jangan di masukin hati. Ini hanya gesah-gesah(omong-omong) saja.."
Walau ngaku nya hanya berdongeng, tanpa kita Sadari beliau telah memvibrasi hikmah kepada siapapun yang mendengarkan nya.
Begitu pulalah segala tulisan-tulisan saya,
Ini hanya lah bercerita tentang pengalaman dalam kehidupan. Jadi jangan di masuk in hati.
Dan bagi yang membaca, tidak sedikit, banyak yang mengambil pelajaran dari segala kisah. Ini lebih produktif daripada berceramah. Jadi pembaca, mereka belajar tanpa merasa di ajari..
Mari kita belajar bersama, terus lah bercerita..
Karna saya juga belajar dari cerita saya sendiri.
Kamis, 19 Januari 2017
MANFAAT DZIKIR NAFAS
"Assalamu alaikum wr wb. Mohon maaf lahir batin. Pak saya mau nyanya zikir itu kegunaanya dan manfaatnya apa ajasih tolong di jelasin pak... Dari H.masri. propinsi kal-sel.kabupaten: tanah bumbu batulicin. Di mohon peneranganya dengan jelas... Assalamu alaikum wr wb..."
Dzikir Nafas adalah suatu metode atau alat yang menyambungkan kesadaran kita kepada Allah.
Yaitu kesadaran jiwa/nafs/rohani/bathiniah. Selama ini kita selalu berdzikir menggunakan lisan, tetapi adakah yang bathin/jiwa ini menyadari/mengakui apa yang di ucapkan lisan? Jadi dzikir nafas ini lah alat nya.
Kalau mau di hitung manfaat nya ya tak terhitung. Tetapi saya akan jelaskan yang pokok-pokok saja..
Yang dahulu nya maksiat, sekarang maksiat itu jadi di tinggalkan karna Sadar Allah..
Mana bisa lagi kita macam-macam jika telah menyaksikan Allah..?
Tidak berani lagi sombong, tidak berani lagi merasa suci dan meremehkan orang.
Senin, 16 Januari 2017
TIDUR
Tidur adalah gerbang menuju kehidupan hakiki..
Tidur adalah kehidupan Rohani..
Tidur adalah JIWA yang terjaga, Sadar kepada Allah..
Ketika jiwa terjaga, kita kan paham, hakikat diri..
Ketika jiwa Sadar, kita kan dapat menyaksikan ILAHI..
Antara nyata dan mimpi, terkadang sulit untuk di bedakan. jika di katakan mimpi mengapa begitu nyata? Jika ini nyata, mengapa, ada yang mati?
Ternyata tidur ini lah mati sebelum mati, jasad mati jiwa yang hidup. jasad tak sadar diri, jiwa yang berdiri..
Inilah dimensi yang tak terbatas ruang dan waktu, halus tak terbatas materi. Ku terbang kemana suka, ku berjalan kemana-mana.
Ku selami lautan dalam..
Ku tembus ke bumi dasar..
Ku terbang ke angkasa luar..
Ringan, melayang layak nya kapas..
Melesat secepat cahaya..
Begitu indah nya pemandangan..
Hingga bertemu lah dengan para Hamba-Hamba Allah..
ku di ajak nya sholat bersama, semua jemaah memakai baju serba putih.
semua wajah putih berseri layak nya bulan purnama.
Semua berpesan, "mendekat dan mendekat lah kepada Allah. Lanjutkan lah perjalanan, jangan terlena oleh pemandangan."
ku kembali kepada Allah, ku duduk menyadari NYA..
Huu.. Allah.. adalah pengantar jiwa. Menyambungkan diri kepada Allah.
sampai lah aku di Alam berbeda, indah seluas mata memandang. tiada tanah yang tak di tutupi rumput. semua serba hijau. berbukit-bukit, setiap bukit mengalir lah sungai-sungai kecil yang sangat jernih air nya. apakah ini surga? entah lah, begitu indah nya..
ku jadi teringat pesan para hamba-hamba Allah tadi. "abaikan pemandangan, jangan terlena.. terus lah mendekat ke Allah.!"
kembali ku duduk berdiam, Huu Allah.. tidak lagi ku sebutkan. hanya lah kesadaran menyadari Allah.
hening, damai, semakin lama semakin dekat. makin lama makin lebih dekat.
semua hilang, sirna.. tiada lagi pemandangan, tiada lagi yang ku dengar, ku lihat, dan ku rasa-rasa. bahkan diri ku ini pun sirna. dua kali aku mati, yang pertama jasad ku, yang kedua jiwa ku. lantas siapa kah yang kembali ini? aku pun tak tahu. yang ku tahu.. kesadaran ku tepat di hadapan Allah. aku duduk tepat bersimpuh pada NYA. tunduk tak sanggup menatap NYA.
tiada kata, tiada bahasa..
yang ku tahu.. aku di Ridhoi NYA..
jika belum di suruh kembali ke Alam nyata ini, pasti ku kan duduk terus di situ. aku tak mau kembali.
akhirnya Allah berkata, "pulang lah ke Dunia, hidup mu masih disana.."
lalu aku pun terbangun dari tidur ku. setelah ku lihat jam dinding, ternyata aku hanya tidur 2 jam. tetapi mengapa di alam sana aku seperti sudah seharian lama nya? maka benar lah alam dunia ini hanya lah persinggahan semata. alam akhirat itu lah alam yang sebenarnya.
Minggu, 15 Januari 2017
BERPRASANGKA BAIK LAH KEPADA ALLAH
ia berdoa kepada Allah agar di mudahkan rezeki nya. dan ia meminta pekerjaan dengan penghasilan atau gaji yang besar. pekerjaan nya sebagai Welder(tukang las). pekerjaan sebagai welder ialah pekerjaan yang sangat menguras tenaga(kerja berat). umur sudah semakin tua. suatu hari ia pun di PHK dan menganggur.
jika dahulu sebaga welder, ia sering tak ada waktu untuk sholat, sekarang ia banyak waktu untuk sholat. bahkan hampir lima waktu ia sholat di mesjid.
jika dahulu ia pekerjaan nya sangat berat dan menguras tenaga, sekarang kerjaan nya lebih santai dan tidak terlalu berat.
ketika ia menjadi welder, anak nya belum bekerja. setelah ia menjadi penyapu jalanan Allah berikan anak nya pekerjaan yang layak. sehingga beban rumah tangga tidak sepenuh nya lagi menjadi tanggungan nya. anak nya lah membantu orang tua.
Kamis, 29 Desember 2016
AWALI DARI NAMA.. SAMPAI TAK BERNAMA..
AWALI DARI NAMA.. SAMPAI TAK BERNAMA..
NAMA.. adalah Alamat kemana kita mau menuju. Menyebut/memanggil nama Allah berarti kesadaran kita harus menuju kepada si empunya nama.
Begitu pula ketika kita berdzikir menyebut nama Allah berulang-ulang kali. Kesadaran itu harus lah sampai kepada Dzat si empunya nama. Jika kesadaran telah sampai. Itulah IHSAN(Sadar Allah) yang sebenarnya. Jika Allah telah kita rasakan dekat, perlukah kita memanggil-manggil lagi? Maka hilang lah sebutan, itulah dzikir yang tak terucap, tak bernama. Hanya lah kesadaran jiwa bercengkrama kepada Allah.
Jangan lah Hanya sebatas sebutan, karna burung beo juga bisa menyebut nama berulang kali. Sejati nya dzikir, ialah dengan jiwa raga. Lisan mengucap, jiwa menyadari NYA.
Apabila tak lagi dengan lisan, tak lagi dengan nama.. itulah keIHSANAN..
Selasa, 20 Desember 2016
RHIDO AKAN TAKDIR ALLAH
Jangan pernah menolak keadaan..
karna keadaan itu ialah, suatu jembatan untuk mengarahkan kita pada ketentuan Allah.
walau jembatan nya ekstrim dan menakutkan. tetap lah berserah agar aman dan selamat.
sadari saja Allah bersama kita, tiada kita celaka!
Minggu, 09 Oktober 2016
KEKUATAN JIWA
Karna rindu.. ingin bertemu..
Karna diri.. ingin mengabdi..
Lantas apa manfaat nya duduk berlama-lama, Yang ada kaki ini semakin sakit dan kebas/kram? Itu karna engkau belum mempunyai kekuatan, kekuatan dari dalam diri. Yang kamu pikirkan hanya sakit nya saja. Pasti hati mu berkata, "berdzikir saja koq harus menderita begini sih?" Sehingga DN nya kamu hentikan. Ini lah jiwa yang lemah.. hanya memikirkan jasad, tiada kekuatan jiwa dalam menuju Allah.
Tetapi jiwa mu lah yang hidup..
Rabu, 21 September 2016
PERJALANAN
Kamis, 26 November 2015
IKHLAS SEORANG HAMBA
Tak perduli seberapa bodohnya kamu dalam bertuhan..
ALLAH tidak menilai seberapa banyak amal mu..
ALLAH tidak menilai seberapa banyak ilmu mu..
mengakui, dia lah ALLAH sebagai tuhan mu..
Dan aku adalah hamba mu..
Tunjukkan aku.. beritahu aku bagaimana cara nya aku menjalankan perintah mu?
Aku tak tahu aku benar atau salah..
Aku tak tahu aku bodoh atau berilmu..
Aku tak tahu sudah seberapa banyak amal ku..
Aku tak perduli semua itu..
Setelah aku mengakui,setelah aku menyadari mu.. engkau akan datang dengan kasih dan sayang mu.. sehingga bertambah CINTA lah aku pada mu..
Hilang lah EGO ku,kehendak ku..
Aku hanya mengikuti pada kehendak mu..
Bimbing aku yaa ALLAH,ajari aku.. bagaimana mengabdi padamu..
Sehingga aku mengerti bagaimana menuruti perintah mu..!
Karna ketika KESADARAN ini terputus pada mu.. aku seperti kehilangan tuhanku..
Sabtu, 07 November 2015
Penyaksian La ilaha ilallah dalam berdzikir nafas..
Setelah jiwa hidup.. ikut lah ia pada roh..
Setelah roh kembali,mati lah sang jiwa..lebur..
Tiada tubuh,tiada jiwa,tiada roh..
Tiada apa pun jua.. selain penyaksian SADAR dan ALLAH..
Penyaksian yang ada hanya ALLAH..
Minggu, 11 Oktober 2015
GEMBLENGAN TAUHID LEWAT PATRAP
Ada gemblengan militer yg latihan nya ekstra keras untuk melatih fisik agar kuat!
Begitu juga gemblengan bela diri yg sangat keras.
Ada gemblengan spritual yg dgn menahan lapar(puasa) dan tidak tidur.. dan macam2 lah!
Tetapi ada kah kita menjumpai gemblengan guru yg melatih agar kita kuat ke ALLAH? walau pun ada saya rasa sangat langka..!Patrap ini sangat berbeda dgn kita belajar(teori).. kalau ilmu itu tidak akan mendarah daging kalau tidak di amalkan. Tetapi pemahaman itu benar2 kita kuasai apabila kita sudah merasakan sendiri..
Kita rasakan langsung mendekat ke ALLAH,yg mana jasad.. yg mana jiwa/nafs.. pasti akan mendarah daging! Kita rasakan sendiri peleburan EGO.. dan banyak pengalaman2 spritual lain nya!
Di indonesia ada patrap!
Patrap ini saya rasa lebih originis.. karna gerakan nya tidak seperti tarian rumi yg berputar2 di tempat.
semakin melawan akan semakin terbanting.. gerakan masing2 tidak akan sama!
Ada yg bersilat apabila EGO nya di silat,berlari.. berputar,ada yg muntah2! Kita merasakan fana.. Macam2 yg di alami masing2..
Dan lebih peka pada kehendak2 ALLAH..

















