Tampilkan postingan dengan label PERJALANAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PERJALANAN. Tampilkan semua postingan

Kamis, 07 September 2017

TIDAK MELIHAT APA-APA

TIDAK MELIHAT APA-APA

"salam bang Andy. saya ada membaca postingan di facebook abang mengenai "pemandangan dalam perjalanan".  tetapi selama saya duduk berdzikir.. atau saya melakukan DN, saya tidak pernah mengalami pemandangan yang seperti orang lain alami. apa ada yang salah dengan dzikir saya, atau khusyuk saya itu..  masih belum pas ya?

jangan kan pemandangan.. atau merasa solat di masjidil haram secara sadar.. semua nya tak ada..  kosong aja.. 😓

karna.. teman saya juga pernah mengalami..  lagi berdzikir.. tiba tiba sampai di depan kabah. makanya.. saya pikir.. mungkin saya masih belum sampai ke Allah..  karna tidak melalui apa yang seperti teman saya lalui."

Jawab,
Waalaikumsalam wr wb..

Jika kita tidak mengalami pengalaman spiritual seperti teman-teman yang lain dalam berdzikir nafas, jangan lah berkecil hati. perumpamaan orang yang melihat dan yang tak melihat itu ialah seperti ini..

Jika kita buru-buru ingin menuju suatu tempat apakah yang kita  sadari? tentu yang ada di hati dan fokus kita itu hanya lah kepada tujuan. tentu kita tidak terlena lagi oleh pemandangan kiri-kanan.

contoh nya saja ketika kita sedang bermain handphone atau bermain game.. apakah kita menyadari keadaan sekeliling? terkadang istri mengajak bicara saja sering kita abaikan. tak dengar lagi apa yang istri katakan. padahal istri kita itu ada di sebelah, bukan nya jauh. itu karna kesadaran kita hanya fokus kepada handphone.. tak perduli lagi di sekeliling.

Begitu pula dalam berdzikir nafas.. jika kesadaran jiwa telah tersambung kepada Allah, dan yang kita tuju hanya lah Allah.. tiada lagi lah pemandangan. tak melihat lagi ini dan itu.

Justru orang yang tak melihat ini-itu yang lebih bagus. karna tiada godaan. berbeda dengan yang melihat, jika kesadaran nya tidak lurus ke Allah.. ia kan terlena oleh sensasi-sensasi pemandangan. terlalu asyik di wilayah pemandangan.. sehingga jadi lupa tujuan.

Padahal tujuan berdzikir ya menyadari Allah yang dekat. menemui Allah..! Jadi jangan pernah merasa gagal dalam berdzikir nafas jika tak melihat apa pun.. yang penting kesadaran jiwa kita selalu tersambung kepada Allah. itulah khusyu yang sesungguhnya.. bukan yang melihat ini-itu.

mereka yang di perlihatkan ini-itu atas kehendak Allah.. Allah lah yang memperlihatkan pemandangan kepada mereka. dan kita yang tak melihat apa-apa.. juga atas kehendak Allah, berarti Allah sayang pada kita, dalam berdzikir tiada godaan.

Jadi melihat dan tak melihat.. itu sudah benar, tiada yang salah..! lantas yang salah itu yang bagaimana..? yang salah ialah apabila melihat ini-itu.. ia lalai. lupa tujuan.. sehingga kesadaran nya hanya pada pemandangan, tidak lagi ke Allah.

dan apabila tak melihat apa-apa.. hanya kosong saja dan tenang ia juga lalai.. akhirnya karna terlalu tenang hilang kesadaran, kita jadi malah ketiduran. ini juga salah..!

Jadi inti berdzikir itu ialah bukan mellihat atau tak melihat.. tetapi kesadaran yang selalu tersambung kepada Allah. kita sadari Allah yang dekat.. hingga tiada berjarak. itu Dzikir yang sesungguhnya..

Selasa, 05 September 2017

PEMANDANGAN DALAM PERJALANAN

PEMANDANGAN DALAM PERJALANAN

Ada seorang sahabat yang mengamalkan Dzikir Nafas setelah menonton video youtube saya. Beliau pun mengikuti step by step seperti di video tersebut.

Tetapi banyak keanehan yang beliau alami setelah mengamalkan dzikir nafas. Tiga hari berturut-turut beliau melihat pemandangan yang membuat nya bingung. 

Dalam berdzikir nafas, beliau di per lihat kan rumah tetangga nya yang ramai dengan orang yang berduka cita. Dan tepat di hari ketiga.. ternyata apa yang di lihat nya itu menjadi kenyataan. Ternyata tetangga nya meninggal dunia. rumah dan lorong yang di lihat nya dalam berDN sama percis. Ramai orang yang berduka cita.

Lantas beliau pun menceritakan pengalaman nya dalam berDN yang sholat di mesjid madinah dan Mesjid Al Aqso.. sungguh benar-benar dalam keadaan Sadar.

Atas kebingungan ini beliau pun menelepon saya dan bertanya, " apakah ada yang salah dengan dzikir saya ini bang Andy..?"

Jawab,
Semoga jawaban ini bisa menjawab segala pertanyaan teman-teman apabila mengalami hal yang sama dalam berdzikir nafas.

Ingin Melihat dan di perlihatkan itu berbeda. Beda nya dimana..? Orang yang ingin melihat berarti tujuan ya ingin melihat apa yang di inginkan nya itu. Di sini ada ego.

Sedangkan orang yang di perlihatkan, ialah ia akan melihat walau ia tidak menginginkan. Walau tiada niat ke situ.. pasti akan melihat.

Contoh saja dalam sebuah perjalanan. Kita berjalan dari jakarta ke surabaya, dalam perjalanan itu pastilah banyak yang kita lihat. Mungkin ada pasar, ada hutan, ada bukit, ada jembatan.. pasti macam-macam yang kita lihat. 

Jika niat lurus ingin ke surabaya, pastilah walau melihat pemandangan kita akan meneruskan perjalanan. Karna tujuan kita surabaya.

Sangat berbeda dengan orang yang ingin melihat.. ketika ia melihat keramaian, ada pasar malam.. pasti ia kan berhenti di situ. Sehingga lupa lah pada tujuan.

Begitu juga dalam berdzikir nafas. Dzikir Nafas ialah amalan mengaktifkan kesadaran jiwa. Jika jiwa sudah sadar.. akan ada sebuah perjalanan, dan tentulah banyak melihat pemandangan. Di sini kita tidak boleh lengah.. ingat lah pada tujuan!

Tujuan berdzikir ialah menyadari Allah yang dekat. Menemui Allah hingga tidak berjarak. Dan dalam perjalanan itu pastilah banyak sensasi yang kita rasakan.

Harus kita pahami kunci dalam berdzikir nafas ialah, lurus ke Allah.. tujuan kita Allah. Jangan terlena oleh sensasi dan pemandangan. Karna itu hanyalah penglihatan dalam perjalanan.

Jika melihat ini dan itu.. ya syukuri saja, tetapi jangan lalai. Jangan lupa pada tujuan. Jangankan sholat di madinah, jika sudah mencapai syurga pun.. syurga itu harus kita tinggal kan, karna tujuan kita Allah.

Sangat banyak orang yang berspiritual itu tersesat di wilayah pemandangan. Bisa ke sini.. bisa ke sana.. padahal hanya jalan di tempat.. belum berjalan ke Allah. Ia tidak sadar, perjalanan nya telah terhenti di kala itu.

Selagi masih melihat, masih mendengar, masih di rasa-rasa.. berarti kita masih di wilayah pemandangan, belum berjalan ke Allah..

Jadi terus lah berjalan.. sampai kita menyaksikan Allah. Nanti kan kita pahami makna La ilaha ilallah..!
Tiada satu apa pun, kecuali hanya kewujudan Allah saja.

Senin, 21 Agustus 2017

SEMUA TERGANTUNG KESUNGGUHAN

SEMUA TERGANTUNG KESUNGGUHAN

"Assalamu'alaikum bertanya Pak tentang dzikir nafas ini, apakah semua orang bisa melakukannya dengan mudah atau hanya orang-orang khusus saja yang punya kemampuan yang di Kehendaki Allah..?"

Waalaikumsalam wr wb,
Di sini lah letak kesalahan kita.. kita selalu berkata "orang yang di kehendaki Allah!" Kesan nya Allah itu seperti pilih kasih ya..? si A di kehendaki, sementara si B tidak di kehendaki.. lantas bagaimanakah dengan sifat Allah yang maha Adil..? ini jelas bertentangan dengan sifat Allah.

Si A bisa menguasai Dzikir Nafas, sedangkan Si B tidak bisa-bisa.. karna tidak di kehendaki Allah! masuk akal nggak tuh..?

Jadi dalam mengamalkan Dzikir Nafas.. Semua orang bisa.. asal ada kesungguhan. asal ada tekad yang kuat. bisa karna terbiasa..

Pahamilah ayat ini..
Allah SWT berfirman:
يٰۤاَيُّهَا الْاِنْسَانُ اِنَّكَ كَادِحٌ اِلٰى رَبِّكَ كَدْحًا فَمُلٰقِيْهِ


"Wahai manusia! Sesungguhnya kamu telah bekerja keras menuju Tuhanmu, maka kamu akan menemui-Nya."
(QS. Al-Insyiqaq 84: Ayat 6)

Jadi dalam mendekat ke Allah itu, harus lah sungguh-sungguh (kerja keras)! baru kaki pegal aja karna lama duduk timpuh sudah mengeluh.. bagaimana kan bertemu Allah? segitu saja sudah nyerah.. bagaimana kan bisa?

Saya yakin.. orang-orang yang bisa menguasai Dzikir Nafas ialah karna laku tirakat nya yang benar-benar gila. begitulah kesungguhan mereka dalam mendekat ke Allah.

Jika sudah kerja keras, sungguh-sungguh.. pasti lah orang itu di kehendaki Allah. Jadi makna di kehendaki itu bukan tanpa sebab.. pasti ada sebab nya.

Mengapa orang suci itu kalau meminta kepada Allah pasti langsung makbul? jika ia berkata, pasti langsung kejadian. banyak terjadi karomah pada diri nya. mengapa Allah mengkehendaki begitu? Pasti lah ada sebab nya, itulah yang harus kita cari tahu. apa amalan nya? apa tirakat nya? apa saja lelaku nya dalam mendekat ke Allah?

Jika kita mengikuti jejak orang suci itu, dan sungguh-sungguh.. pastilah bisa dan pasti lah Allah mengkehendaki diri ini. Jadi, tiada Allah itu pilih kasih.. Allah itu maha Adil. Bisa atau tidak bisa.. ya tergantung kesungguhan kita..!

Kamis, 20 Juli 2017

EBOOK KESADARAN JIWA


Judul        : KESADARAN JIWA (Meraih Hidup Berihsan)
Penulis     : Andy Firmansyah
File          : Pdf ( Ebook )
Halaman   : 211 Hal
Terbit       : 2017
Harga       : Rp 50.000

Tentang Buku: 
Sedari kecil kita sangat lah jarang di ajarkan tentang keberihsanan( Sadar Allah ) kepada Allah. yang kita pelajari hanya ibadah jasmani, yaitu syariat, dan syariat, sedangkan  Wilayah hakikat atau wilayah Rohani sangat lah jarang yang mengajarkan.

Kita paham cara melakukan Sholat, tetapi hakikat sholat itu apa? mengapa tak dapat mencegah perbuatan keji dan mungkar? Mengaji hanya sebatas membaca dan menumpuk ilmu. bersedakah hanya lah sebatas memberi, tetapi paham kah kita hakikat nya semua itu?

Setiap Hari kita membaca Al-Fatihah, " Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkulah kami mohon pertolongan." mengapa kita masih meminta pertolongan orang pintar, dan Kyai. Mengapa tiada keyakinan kepada Allah? Keislaman kita hanya lah sebatas nama, jika tiada keyakinan dan berserah diri kepada Allah.. itu belum Islam sesungguhnya.

Hidup tanpa keihsanan ( Sadar Allah ), sama saja seperti bangkai yang berjalan, jiwa nya mati. Oleh karna itu di buku ini saya jelaskan bagaimana cara meraih keihsanan ( Sadar Allah ) itu. yaitu dengan beberapa metode.. Dzikir Nafas, Patrap, dan komunikasi Al-quran. ketiga metode tersebut ialah cara cepat mencapai keihsanan.

Cara Membeli:
Silakan menghubungi Telp/Wa  : +62 812 70566960
Transfer uang ke Rekening Penulis, kirimkan bukti pembayaran via Whatsapp. Maka, file Ebook akan di kirmkan secepat nya ke whatsapp anda.

Pembayaran ke rekening:
A/n: Andy Firmansyah
Bank: BCA
No Rek. 8335-1977-19

Testimoni Pembaca:








Jumat, 16 Juni 2017

TERTARIK DENGAN KATA "SADAR ALLAH"

TERTARIK DENGAN KATA "SADAR ALLAH"

Awal nya pak Andi Rizal dari kerinci, menonton video-video youtube saya. dan makna dzikir yang selama ini ia ketahui ialah menyebut nama Allah. bahkan semua orang juga mengartikan dzikrullah itu menyebut nama Allah. tetapi di sini koq di maknai Sadar Allah? beliau tambah penasaran. dan mengikuti video demi video.

Beliau semakin penasaran, dan menelepon saya. "nanti saya ada seminar di kota Batam, dan saya ingin bertemu." begitu lah antusias beliau ingin mengetahui lebih dalam.

Alhamdulillah.. hari ini kami di pertemukan Allah. dan terjadi lah obrolan bahwa beliau dari masa muda dahulu sangat menyukai dan selalu ingin belajar tentang ilmu ketuhanan. berguru kesana-kemari, banyak guru yang pintar dan ahli agama, tetapi ia tak mencerminkan ilmu itu dalam kehidupan nya. Ahklak nya tak mencerminkan seperti ilmu yang di miliki nya.

Ilmu makrifat selalu di tutupi dan di rahsiakan, jika benar.. mengapa harus sembunyi-sembunyi? belum ada saya jumpai yang mengajarkan kesadaran seperti ini. Jika semua pemuda-pemudi kita mempunyai kesadaran/keihsanan, pasti lah tiada yang salah jalan. pasti lah hidup kita kan terarah dan takut berbuat dosa! itulah uraian beliau yang sangat tertarik tentang Sadar Allah dalam kehidupan.

"jangan lupa bawa buku nya Andy, saya ingin belajar.. semoga hidup saya benar-benar dalam kesadaran akan Allah! hidup ini penuh cobaan dan godaan, semoga dengan sadar Allah saya benar-benar terarah dan tak salah jalan." itulah semangat beliau, seperti orang yang haus akan kerohanian.

"Berpuluh tahun saya Sholat dan Dzikir dalam keadaan mabuk. hanya sebatas sebutan, belum ada yang mengajarkan atas kesadaran. pantas lah sholat dan dzikir saya tiada makna, tiada takut kepada Allah." Alhamdulillah.. hari ini Allah tunjukkan kan keihsanan yang sebenarnya pada pak Rizal.

Saya pun turut bahagia dan bersyukur, apa yang saya sampaikan membuat orang Sadar kepada Allah. dan bersyukur menjumpai guru yang mengajarkan Sadar Allah ini. dan saya pun akan terus menyambung perjuangan beliau. jika kita mudah menuju Allah, mengapa orang lain harus sulit. sampaikan lah kalam Allah semudah-mudah nya.. agar semua mengerti..

Tiada yang sulit dalam beragama.. yang membuat sulit itu ialah diri kita sendiri..

Akhirnya kami pun berpisah dengan kepuaasan hati masing-masing. beliau senang mendengarkan kalam-kalam Allah, dan saya pun senang dapat menyampaikan kalam-kalam Allah. sungguh pertemuan yang di Ridhoi NYA.. Alhamdulillah..

Minggu, 11 Juni 2017

WUJUD KASIH SAYANG ALLAH

WUJUD KASIH SAYANG ALLAH 

Terkadang Allah itu senang membuat kita berharap cemas.. 

Agar kita tahu rasa nya butuh..
Agar kita mendekat dan mengadu..
Agar kita datang dan merayu..

ketika semua itu telah kita lakukan.. Allah akan sangat sayang kepada kita, maka di kirimkan lah malaikat Nya yang dalam wujud rupa apa saja..

Di gantikan lah ketakutan itu dengan kabar gembira..
Di gantikan lah kecemasan itu dengan rasa bahagia..
Tidak akan celaka orang-orang yang berserah kepada Allah..

Apakah setelah beriman itu maka tidak di uji lagi? jangan salah..! Justru semakin beriman, didikan Allah itu semakin gila. Akan di buat Nya kita selalu bergantung dan berpegang teguh kepada Nya. Akan di buat nya kita selalu berharap cemas. Sehingga diri ini selalu memohon pertolongan Allah..

Jika begitu, apakah engkau beranggapan bahwa Tuhan telah mempermainkan mu..? sungguh salah jika engkau berpikiran begitu.

Padahal itu adalah.. wujud kasih sayang Allah..
padahal itu adalah.. pertanda Allah mengasihi mu..

Dengan begitu baru lah kau paham berserah..
Dengan begitu barulah kau sering mengadu.. 
Dengan begitu barulah kau rasakan tak berdaya..

Semua kembali ke diri kita..
Apakah mengeluh, ataukah bersabar..?
Apakah menggerutu, ataukah tetap tegar..?

Mana yang lebih engkau cintai, dunia yang tak abadi ataukah ahkirat yang hakiki..?
Mana yang lebih engkau sukai, keridhaan Allah ataukah nafsu diri..?

Cinta itu adalah penghambaan.. 
Cinta itu adalah penyerahan jiwa dan raga..
Jika benar kau cinta, hilang lah ke akuan mu..
Jika benar kau cinta, hilang lah keinginan mu..

Tunduk, Patuh, Berserah, dan Bergantung hanya Pada Nya..

Senin, 03 April 2017

PETUAH GURU-GURU KU..

PETUAH GURU-GURU KU..

Jika di tanya, siapa kah guru saya?
Guru saya itu banyak.. tua-muda, muslim atau pun non Muslim, bahkan Anak kecil sekalipun..
jika Nasehat nya itu benar-benar menyadarkan dan menambah dekat kan diri kepada Allah, maka akan saya anggap beliau guru.

Karna yang saya lihat ialah Allah, mereka tak lain hanya lah perantara-perantara Allah dalam menyampaikan pesan-pesan Nya. Dan petuah berharga yang saya dapatkan pengajaran secara Bathin ialah,

Pak Setiyo Purwanto,
"Lurus ke Allah.. walau kamu sudah sampai surga, surga ini pun harus kamu tinggalkan!.."

Ustad Abu Sangkan,
"Baca Al-quran.. pahami lebih dalam, Segala ilmu ada di situ..
Semoga menjadi petunjuk bagi mu dan orang lain.."

Alm H.Slamet utomo,
"Hidup itu harus bermanfaat untuk orang lain. Berkarya lah.. semoga karya mu itu bisa memanggil orang lain mendekat kepada Allah SWT.."

Ini semua petuah-petuah berharga bagi diri saya, dan saya terus menjalankan nya..
Untuk yang sedang mencari.. kesejatian diri. lurus lah kepada Allah dahulu.. Ketika kita lurus, maka Allah akan memberi kita guru yang benar-benar membimbing kita kepada Allah.

Jika kita berguru kepada seseorang tetapi tidak semakin mendekat kepada Allah, berarti bukan guru itu yang salah. Tetapi niat kita yang belum benar-benar ke Allah. Luruskan lah niat..

Minggu, 05 Maret 2017

Belajar Pulang

     
Belajar Pulang


   Belajar lah pelan-pelan melepas kan kemelekatan dunia ini. Harta, Jabatan, Anak, Istri, Orang tua.. Semua itu akan kita tinggalkan. Pagi, siang, malam.. lantas pagi lagi, begitu seterus nya. Sedih, Susah, Gembira, Bahagia. akan bergulir silih berganti, tiada yang kekal di dunia ini. siap kah kita kembali?

       Apa sih yang di cari di dunia ini? Terkadang aku berpikir, ku berusaha mati-matian mengejar menggapai segala impian. tetapi bukan bahagia yang ku dapat. malah letih dan kecewa. terkadang diri ini lupa, bahwa pasti ada perintah.. memainkan peranan sesuai kehendak Allah. mengapa lagi harus berusaha keras matian-matian mengikuti kehendak Nafsu? malah diri semakin sengsara. Jika di dunia ini saja sudah seperti neraka, bagaimana disana? Tak terbayang nya gelisah hati ini.

       Ah, Sudahlah. aku sudah capek, letih tertipu oleh dunia ini. Diri takluk kepada dunia. ketika segala nya serba ada, hati ini gembira bahagia. semua terasa indah layak nya surga. ketika semua itu lenyap ibarat asap yang melebur ke angkasa, aku kembali di rundung duka. Jelas ini bukan lah kebahagiaan yang hakiki. Alangkah bodoh nya diri ini tertipu oleh kebahagian semu.

       Aku pun bertanya kepada diri ku sendiri, "apakah engkau bahagia dengan semua ini? Sebentar siang, sebentar malam. Ada kala nya tampak terang dan engkau tahu kemana harus melangkah, dan ada kala nya pula gelap mencekam, bahkan setitik cahaya bintang pun tiada. diri mu pun tak tampak lagi. Baru lah ku pahami, bahwa memang tiadalah diri berdaya.

       "Sudahlah! Aku ingin pulang ya Allah, Ku lepas semua apa yang ku miliki. Ajari aku cara untuk pulang kembali kepada Mu. aku ingin dekat. aku muak dengan kefanaan dunia ini. jika masih ada waktu ku di sini. Jadi kan lah aku hamba Mu. jadi kan hidup ku lebih berarti memenuhi segala amanah-amanah Mu."

       Pelan-pelan Allah ambil yang ku miliki, Allah lemahkan diri ini sampai lah aku merasa tiada berdaya.  Baru lah ku pahami arti berserah. ada dan tiada ya sama saja, suka dan duka ya sama saja. Diri tetap tenang dalam kesadaran ke Allah. Di kasih yang enak, ya bersyukur. di kasih yang tidak enak pun bersyukur. Tiada ku berontak lagi. Hidup ini hanya lah persinggahan semata. Menapak langkah yang tersisa. Aku rindu tempat kembali, aku rindu kepulangan ku. 

       waktu ku tinggal sedikit lagi, yang selama ini terbuang dan tertipu oleh keindahan dunia ini, izinkan lah aku melangkah kembali pada arah dan tujuan ku di ciptakan. Aku rindu kehidupan Hakiki, yang tiada siang dan malam, yang tiada gelap dan terang. Yang ada hanya ketenangan tanpa ke sia-sia an. Tuntun Aku ya Allah, pada mu lah kembali ku.

Minggu, 22 Januari 2017

BERCERITA

BERCERITA

Memang lebih enak jadi tukang cerita, daripada tukang ceramah..

Saya Jadi teringat oleh Alm eyang H.Slamet Utomo..
Beliau berkata, "saya ini tukang dongeng, hanya bercerita.. jadi jangan di masukin hati. Ini hanya gesah-gesah(omong-omong) saja.."

Walau ngaku nya hanya berdongeng, tanpa kita Sadari beliau telah memvibrasi hikmah kepada siapapun yang mendengarkan nya.

Begitu pulalah segala tulisan-tulisan saya,
Ini hanya lah bercerita tentang pengalaman dalam kehidupan. Jadi jangan di masuk in hati.

Dan bagi yang membaca, tidak sedikit, banyak yang mengambil pelajaran dari segala kisah. Ini lebih produktif daripada berceramah. Jadi pembaca, mereka belajar tanpa merasa di ajari..

Mari kita belajar bersama, terus lah bercerita..
Karna saya juga belajar dari cerita saya sendiri.

Kamis, 19 Januari 2017

MANFAAT DZIKIR NAFAS

MANFAAT DZIKIR NAFAS

Setelah menonton video saya di youtube, seorang bapak sms saya dan bertanya,
"Assalamu alaikum wr wb. Mohon maaf lahir batin. Pak saya mau nyanya zikir itu kegunaanya dan manfaatnya apa ajasih tolong di jelasin pak... Dari H.masri. propinsi  kal-sel.kabupaten: tanah bumbu batulicin. Di mohon peneranganya dengan jelas... Assalamu alaikum wr wb..."

Saya lantas menelepon bapak H.masri dan menjelaskan pertanyaan-pertanyaan beliau. Alhamdulillah beliau pun merasakan kepuasan pada setiap jawaban.

Saya tuliskan ini agar teman-teman yang baru mengenal semakin paham apa sih dzikir nafas itu, dan manfaat nya apa saja..?
Dzikir nafas itu apa?
Dzikir Nafas adalah suatu metode atau alat yang menyambungkan kesadaran kita kepada Allah.
Kesadaran apa?
Yaitu kesadaran jiwa/nafs/rohani/bathiniah. Selama ini kita selalu berdzikir menggunakan lisan, tetapi adakah yang bathin/jiwa ini menyadari/mengakui apa yang di ucapkan lisan? Jadi dzikir nafas ini lah alat nya.
Sama seperti tasbih, hanya alat untuk menghitung banyak nya dzikir. Dzikir nafas juga alat, agar kita bisa berdzikir sebanyak-banyak nya. Karna selagi hidup nafas tiada berhenti. Bukan hanya alat agar berdzikir banyak-banyak saja. Tetapi, alat untuk masuk pada kesadaran jiwa/nafs. Nah, jadi paham kan? Dzikir Nafas hanya Alat.

Lalu manfaat nya apa saja?
Kalau mau di hitung manfaat nya ya tak terhitung. Tetapi saya akan jelaskan yang pokok-pokok saja..
Kita selama ini selalu belajar beribadah yang syariat. Yaitu ibadah jasad/jasmani ini, tetapi sangat sedikit yang belajar hakikat diri. Sehingga ibadah yang di lakukan tidak sesuai dengan yang di dalam, atau yang rohani.
Contoh nya saja bersedekah, tangan memberi, tetapi bagaimana kah isi hati? Bisa jadi sedekah itu bukan karna Allah, tetapi karna diri. Ingin di anggap dermawan, ingin di puji, atau karna rasa malu jika tak bersedekah. Jadi belum tentu itu karna Allah. Itu hanya lah ibadah jasmani, tiada ibadah rohani.

Rajin sholat, rajin ngaji, tetapi semakin keji.. melihat ahli maksiat sebelah mata. Merasa suci, merasa bersih. Itulah orang yang beribadah dengan jasmani.. tetapi diri yang di dalam belum beribadah kepada Allah, belum tunduk. Sehingga semakin di kuasai Nafsu diri.

Padahal Allah bilang, "Aku tak melihat bentuk dan rupa mu, tetapi Aku melihat hati mu."
Jadi segala ibadah syariat kita itu harus sama dengan yang rohani. Karna yang di dalam(hati) dahulu yang Allah pandang, yang Allah nilai. Jika telah sinkron.. barulah benar ibadah itu.

Jadi tujuan dzikir nafas, ialah suatu metode yang mencapai diri ini berIHSAN(SADAR ALLAH). jika kita sudah IHSAN, sudah bisa menyaksikan Allah. Bisa menyadari Allah setiap saat. Tentu lah ibadah jasad akan tertata..
Yang dahulu nya tak sholat, sekarang jadi mulai sholat karna Sadar Allah..
Yang dahulu nya maksiat, sekarang maksiat itu jadi di tinggalkan karna Sadar Allah..
Mana bisa lagi kita macam-macam jika telah menyaksikan Allah..?

Kita jadi peka kepada ego dan bisikan Nafsu, ketika nafsu berbisik.. kita akan mendengar dengan sangat jelas. Sehingga terhindar lah dari dosa.
Jika yang di dalam sudah benar-benar karna Allah, maka segala perbuatan jasad kita pun akan terarah tunduk kepada Allah.

Tidak berani lagi sombong, tidak berani lagi merasa suci dan meremehkan orang.
Dan kita akan semakin di rubah Allah menjadi benar-benar bertauhid. Benar dan salah sangat nyata/jelas.
Dan karunia yang Allah berikan ya terserah Allah. Setiap kita pasti beda-beda. Makanya saya bilang tak terhitung.

Jika ingin belajar ilmu tasawuf, ilmu makrifat, ilmu hakikat. Saya sarankan amalkan saja Dzikir Nafas Sadar Allah ini dengan sungguh-sungguh. Nanti Allah sendiri yang akan mengajari kita dalam kehidupan ini. Walau tak belajar ilmu-ilmu di atas atau berguru, kita akan di beritahu oleh Allah.

Yang penting lurus kan niat, berDN bukan mencari apa-apa, semoga kita mengenal diri, jika sudah kenal diri maka ibadah syariat ini akan lebih baik. Karna semua itu tergantung yang di dalam. Jika yang di dalam sudah senantiasa bersama Allah. Yang jelas jasad ini pasti tunduk patuh beribadah karna karna Allah.






Senin, 16 Januari 2017

TIDUR

TIDUR

Tidur adalah gerbang menuju kehidupan hakiki..
Tidur adalah kehidupan Rohani..
Tidur adalah JIWA yang terjaga, Sadar kepada Allah..

Ketika jiwa terjaga, kita kan paham, hakikat diri..
Ketika jiwa Sadar, kita kan dapat menyaksikan ILAHI..

Antara nyata dan mimpi, terkadang sulit untuk di bedakan. jika di katakan mimpi mengapa begitu nyata? Jika ini nyata, mengapa, ada yang mati?

Ternyata tidur ini lah mati sebelum mati, jasad mati jiwa yang hidup. jasad tak sadar diri, jiwa yang berdiri..

Inilah dimensi yang tak terbatas ruang dan waktu, halus tak terbatas materi. Ku terbang kemana suka, ku berjalan kemana-mana.

Ku selami lautan dalam..
Ku tembus ke bumi dasar..
Ku terbang ke angkasa luar..

Ringan, melayang layak nya kapas..
Melesat secepat cahaya..
Begitu indah nya pemandangan..

Hingga bertemu lah dengan para Hamba-Hamba Allah..
ku di ajak nya sholat bersama, semua jemaah memakai baju serba putih.
semua wajah putih berseri layak nya bulan purnama.
Semua berpesan, "mendekat dan mendekat lah kepada Allah. Lanjutkan lah perjalanan, jangan terlena oleh pemandangan."

ku kembali kepada Allah, ku duduk menyadari NYA..

Huu.. Allah.. adalah pengantar jiwa. Menyambungkan diri kepada Allah.
sampai lah aku di Alam berbeda, indah seluas mata memandang. tiada tanah yang tak di tutupi rumput. semua serba hijau. berbukit-bukit, setiap bukit mengalir lah sungai-sungai kecil yang sangat jernih air nya. apakah ini surga? entah lah, begitu indah nya..

ku jadi teringat pesan para hamba-hamba Allah tadi. "abaikan pemandangan, jangan terlena.. terus lah mendekat ke Allah.!"

kembali ku duduk berdiam, Huu Allah.. tidak lagi ku sebutkan. hanya lah kesadaran menyadari Allah.
hening, damai, semakin lama semakin dekat. makin lama makin lebih dekat.

semua hilang, sirna.. tiada lagi pemandangan, tiada lagi yang ku dengar, ku lihat, dan ku rasa-rasa. bahkan diri ku ini pun sirna. dua kali aku mati, yang pertama jasad ku, yang kedua jiwa ku. lantas siapa kah yang kembali ini? aku pun tak tahu. yang ku tahu.. kesadaran ku tepat di hadapan Allah. aku duduk tepat bersimpuh pada NYA. tunduk tak sanggup menatap NYA.

tiada kata, tiada bahasa..
yang ku tahu.. aku di Ridhoi NYA..

jika belum di suruh kembali ke Alam nyata ini, pasti ku kan duduk terus di situ. aku tak mau kembali.
akhirnya Allah berkata, "pulang lah ke Dunia, hidup mu masih disana.."

lalu aku pun terbangun dari tidur ku. setelah ku lihat jam dinding, ternyata aku hanya tidur 2 jam. tetapi mengapa di alam sana aku seperti sudah seharian lama nya? maka benar lah alam dunia ini hanya lah persinggahan semata. alam akhirat itu lah alam yang sebenarnya.








Minggu, 15 Januari 2017

BERPRASANGKA BAIK LAH KEPADA ALLAH

BERPRASANGKA BAIK LAH KEPADA ALLAH

ketika engkau sudah berusaha mati-matian, dan usaha mu itu gagal. Apakah TUHAN sedang mempermainkan mu?

tidak.. jangan berprasangka seperti itu! selalu lah berprasangka baik kepada Allah. Allah maha tahu apa yang sedang kita usahakan. Allah maha tahu segala tetes keringat yang telah kita keluarkan.
tiada semua itu sia-sia di mata Allah. kegagalan itu ialah bukan cara yang terbaik bagi Allah. sengaja Allah memberi kegagalan dan membimbing kita kepada cara NYA yang lebih baik.
Andaikan saja kita bisa mengetahui pasti lah kita penuh rasa syukur kepada Allah. karna kehendak NYA lebih baik dari kehendak kita.

saya belajar dari seorang sahabat,
ia berdoa kepada Allah agar di mudahkan rezeki nya. dan ia meminta pekerjaan dengan penghasilan atau gaji yang besar. pekerjaan nya sebagai Welder(tukang las). pekerjaan sebagai welder ialah pekerjaan yang sangat menguras tenaga(kerja berat). umur sudah semakin tua. suatu hari ia pun di PHK dan menganggur.
akhirnya ia mencoba untuk melamar pekerjaan di tempat lain. capek berusaha kesana kemari tetapi tiada yang mau menerima nya. ia putus asa, kecewa, dan merasa Allah tidak mendukung nya. "Aku sudah berusaha ya Allah, mengapa selalu gagal, tidak kah Engkau mendengar Doa ku?"

ketika mencari pekerjaan sebagai welder tak dapat juga, ia pun menerima suatu tawaran kerja sebagai penyapu jalanan. karna keadaan, ia pun menerima pekerjaan itu. memang, gaji sebagai penyapu jalanan tak seberapa. tetapi banyak bentuk Rahmat Allah yang lain nya, rejeki berlipat ganda.

jika dahulu sebagai welder ia menguras tenaga kerja hingga larut malam, sekarang, kerja sebagai penyapu jalanan hanya lah setengah hari.
jika dahulu sebaga welder, ia sering tak ada waktu untuk sholat, sekarang ia banyak waktu untuk sholat. bahkan hampir lima waktu ia sholat di mesjid.
jika dahulu ia pekerjaan nya sangat berat dan menguras tenaga, sekarang kerjaan nya lebih santai dan tidak terlalu berat.

itulah rezeki yang sesungguhnya, bentuk rahmat Allah. karna umur nya semakin tua dan lemah, Allah berikan pekerjaan yang lebih ringan. Allah berikan ia banyak waktu untuk beribadah. Allah berikan banyak waktu berkumpul bersama keluarga.

apakah cukup gaji sebagai penyapu jalanan? jangan salah! Allah itu maha mencukupi.
ketika ia menjadi welder, anak nya belum bekerja. setelah ia menjadi penyapu jalanan Allah berikan anak nya pekerjaan yang layak. sehingga beban rumah tangga tidak sepenuh nya lagi menjadi tanggungan nya. anak nya lah membantu orang tua.

lihat lah bentuk kasih sayang Allah. kehendak Allah itu memang yang terbaik, cara Allah sangat sempurna. kebanyakan kita.. selalu memakai logika, selalu memakai sebab-akibat. ikuti saja cara Allah.. jangan dengan cara kita. terimalah apa pun kehendak NYA, karna itu lah yang terbaik untuk diri ini..

jadi, belajar lah dari kisah sahabat itu. lepaskan segala ego dan keakuan diri. ikuti saja kemana kita di arahkan, jangan pernah menolak. selalu lah berprasangka baik. kelak kita akan membuktikan apa maksud Allah jika segala usaha kita gagal..

Kamis, 29 Desember 2016

AWALI DARI NAMA.. SAMPAI TAK BERNAMA..



AWALI DARI NAMA.. SAMPAI TAK BERNAMA..

NAMA.. adalah Alamat kemana kita mau menuju. Menyebut/memanggil nama Allah berarti kesadaran kita harus menuju kepada si empunya nama.

Begitu pula ketika kita berdzikir menyebut nama Allah berulang-ulang kali. Kesadaran itu harus lah sampai kepada Dzat si empunya nama. Jika kesadaran telah sampai. Itulah IHSAN(Sadar Allah) yang sebenarnya. Jika Allah telah kita rasakan dekat, perlukah kita memanggil-manggil lagi? Maka hilang lah sebutan, itulah dzikir yang tak terucap, tak bernama. Hanya lah kesadaran jiwa bercengkrama kepada Allah.

Apabila belum bisa mencapai Dzat NYA, mulai lah dengan Nama NYA. Karna dengan Nama NYA, kita kan mengarah kepada Dzat Allah.

Jangan lah Hanya sebatas sebutan, karna burung beo juga bisa menyebut nama berulang kali. Sejati nya dzikir, ialah dengan jiwa raga. Lisan mengucap, jiwa menyadari NYA.

Apabila tak lagi dengan lisan, tak lagi dengan nama.. itulah keIHSANAN..

Selasa, 20 Desember 2016

RHIDO AKAN TAKDIR ALLAH


Jangan pernah menolak keadaan..
karna keadaan itu ialah, suatu jembatan untuk mengarahkan kita pada ketentuan Allah.
ikuti saja..

walau jembatan nya ekstrim dan menakutkan. tetap lah berserah agar aman dan selamat.

sadari saja Allah bersama kita, tiada kita celaka!

Minggu, 09 Oktober 2016

KEKUATAN JIWA

KEKUATAN JIWA

Ada yang bertanya, Mengapa saya dalam berDN koq tidak bisa duduk berlama-lama. Bagaimana agar kuat bisa duduk lama?"

"Seberapa kuat rasa ingin berduaan dengan Allah, sebegitu lah kuat nya kita duduk dalam berDN."
Itulah kekuatan cinta.. kekuatan rindu..
Karna jauh.. ingin mendekat..
Karna rindu.. ingin bertemu..
Karna diri.. ingin mengabdi..


Lantas apa manfaat nya duduk berlama-lama, Yang ada kaki ini semakin sakit dan kebas/kram? Itu karna engkau belum mempunyai kekuatan, kekuatan dari dalam diri. Yang kamu pikirkan hanya sakit nya saja. Pasti hati mu berkata, "berdzikir saja koq harus menderita begini sih?" Sehingga DN nya kamu hentikan. Ini lah jiwa yang lemah.. hanya memikirkan jasad, tiada kekuatan jiwa dalam menuju Allah.

Jika kamu telah punya kekuatan dari dalam. Tak kamu hirau kan jasad yang sakit. Tiada kamu merasa tersiksa. Setengah jam, satu jam, dua jam, kamu pasti rela duduk berlama-lama. Itulah kekuatan berjalan menuju Allah.

Lihat saja nanti di kehidupan, beruntung lah jika kamu telah terbiasa duduk berlama-lama. Hidup mu susah, ujian datang silih berganti, tiada lagi kamu rasakan sakit.. Tiada lagi kamu tersiksa. Karna jiwa mu bersama Allah.

Sekarang tanyalah pada diri mu sendiri, seberapa kuat diri ini menuju Allah? Jika kamu rela duduk berlama-lama dalam berDN.. kamu pun akan kuat dalam menghadapi segala ujian hidup. Tiada susah dan bersedih hati..

Karna jasad mu telah mati..
Tetapi jiwa mu lah yang hidup..

Rabu, 21 September 2016

PERJALANAN


PERJALANAN

Setelah mengamalkan dzikir nafas, Allah terus-menerus memberi pelajaran dalam kehidupan ini. Sehingga selalu saya tuliskan setiap hari nya.

Hari demi hari dan sedikit demi sedikit selalu saya tuliskan.. apa pun itu. Dan yang membuat saya ketagihan ialah, segala ilham Allah jika di tuliskan memang tiada habis nya. Dan saya pun bisa belajar dari tulisan saya sendiri.

Dan dalam waktu hampir 2 tahun menulis, terbit lah buku "SADAR ALLAH DENGAN DZIKIR NAFAS". jadi semua ini tiada di rencanakan. Hanya mengalir saja mengikuti kehendak-kehendak Allah pada diri ini.
Jadi untuk teman-teman yang sudah mengamalkan dzikir nafas, silahkan baca-baca di blog kata-andy.blogspot.com . Agar menambahkan keyakinan apabila pengalaman yang di alami sama.

Membaca pengalaman orang lain itu bukan ilmu yg sesungguhnya itu hanya sebagai motivasi saja. Ilmu yang sesungguhnya ialah apabila teman-teman telah berjalan sendiri, dan membuktikan sendiri. Dan segala tulisan saya adalah sebagai kabar atau bukti perjalanan saya.

Saya pun akan terus berjalan mengikuti kehendak-kehendak Allah pada diri saya, setelah menulis buku.. saya tidak tahu apa perintah selanjutnya. Yang penting saya terus berjalan dan berjalan..

Yang mulai belajar DN, bersungguh-sungguh lah dalam menjalani dan harus yakin! Karna jika ragu-ragu, pasti tidak mendapatkan apa-apa. Sehingga berhenti mengamalkan. Dalam berDN walau kita tidak mencari apa-apa, bukan berarti kita tidak mendapatkan apa-apa. Yang tidak dapat apa-apa hanya lah yang tidak yakin dan tiada kesungguhan dalam menjalani. Beruntung lah orang yang sungguh-sungguh! Karna saya telah banyak membuktikan nya.

Kamis, 26 November 2015

IKHLAS SEORANG HAMBA

IKHLAS SEORANG HAMBA..

Tak perduli seberapa banyak dosa mu,kotornya kamu dan hina nya kamu..
Tak perduli seberapa bodohnya kamu dalam bertuhan..
ALLAH tidak menilai seberapa banyak amal mu..
ALLAH tidak menilai seberapa banyak ilmu mu..

ALLAH hanya ingin keikhlasan mu dengan penuh kesadaran mu..
mengakui, dia lah ALLAH sebagai tuhan mu..
Ku akui.. engkau ALLAH tempat ku mengadu,mengapa aku harus mengadu pada yang lain..?
Ku akui.. engkau ALLAH tuhanku.. dan aku hamba mu.. aku harus patuh pada perintah mu..
Ku akui.. engkau ALLAH yang menjamin hidupku.. mengapa aku harus takut pada urusan dunia ku..?

Yaa ALLAH.. aku akui engkau sebagai tuhanku..
Dan aku adalah hamba mu..

Pada mu ku berserah diri.. aku tak tahu bagaimana memenuhi perintah mu.. apa mau mu.. ?
Tunjukkan aku.. beritahu aku bagaimana cara nya aku menjalankan perintah mu?
Aku SADAR.. aku AKUI.. engkau ALLAH tuhanku..

Aku tak tahu aku benar atau salah..
Aku tak tahu aku bodoh atau berilmu..
Aku tak tahu sudah seberapa banyak amal ku..
Aku tak perduli semua itu..
Aku hanya ingin mengabdi pada mu.. aku hanya ingin mengikuti kehendak mu..!

Yaa ALLAH.. ku terima apa mau mu.. aku berserah diri pada mu..
Aku paham yaa ALLAH.. engkau hanya ingin di akui,di sadari..
Setelah aku mengakui,setelah aku menyadari mu.. engkau akan datang dengan kasih dan sayang mu.. sehingga bertambah CINTA lah aku pada mu..
Engkau pasti mengajari ku.. bagaimana cara aku menunjukkan rasa CINTA itu..

Semakin aku CINTA.. semakin gila aku mengabdi padamu..
Hilang lah EGO ku,kehendak ku..
Aku hanya mengikuti pada kehendak mu..
Sehingga semakin lama.. aku makin paham apa perintah mu..

Yaa ALLAH.. ku akui,aku hanya lah hamba mu.. dan engkau tuhanku!
Bimbing aku yaa ALLAH,ajari aku.. bagaimana mengabdi padamu..
Sehingga aku mengerti bagaimana menuruti perintah mu..!

Dan jagalah.. kesadaran ku selalu kepadamu.. jangan pernah putus yaa ALLAH..
Karna ketika KESADARAN ini terputus pada mu.. aku seperti kehilangan tuhanku..
Amiin.. yaa ALLAH..

Sabtu, 07 November 2015

Penyaksian La ilaha ilallah dalam berdzikir nafas..

Setelah tubuh mati.. hidup lah sang jiwa..
Setelah jiwa hidup.. ikut lah ia pada roh..
Setelah roh kembali,mati lah sang jiwa..lebur..
Tiada tubuh,tiada jiwa,tiada roh..
Tiada apa pun jua.. selain penyaksian SADAR dan ALLAH..
Penyaksian yang ada hanya ALLAH..
LA ILAHA ILALLAH..

Minggu, 11 Oktober 2015

GEMBLENGAN TAUHID LEWAT PATRAP

banyak cara gemblengan untuk melatih seseorang..
Ada gemblengan militer yg latihan nya ekstra keras untuk melatih fisik agar kuat!
Begitu juga gemblengan bela diri yg sangat keras.
Ada gemblengan spritual yg dgn menahan lapar(puasa) dan tidak tidur.. dan macam2 lah!
Tetapi ada kah kita menjumpai gemblengan guru yg melatih agar kita kuat ke ALLAH? walau pun ada saya rasa sangat langka..!

Ini yg harus di rasakan sendiri oleh para salik atau pencari tuhan.
Patrap ini sangat berbeda dgn kita belajar(teori).. kalau ilmu itu tidak akan mendarah daging kalau tidak di amalkan. Tetapi pemahaman itu benar2 kita kuasai apabila kita sudah merasakan sendiri..

Ilmu itu ibarat membicarakan Kopi.. bagaimana ya buat kopi? Ini masih teori: ooh,di seduh air panas,di tambah gula.. baru di aduk! Tapi kita belum tahu rasa nya kopi..
Kalau paham.. ini sudah praktek, setelah meminum kopi nya,baru kita tahu rasa kopi sebenar,kita tahu ada air panas,kita tahu gula dan kopi bercampur,kita tahu ada gula/manis!
Begitu pula dgn patrap.. ini seperti meminum kopi:
Kita rasakan langsung mendekat ke ALLAH,yg mana jasad.. yg mana jiwa/nafs.. pasti akan mendarah daging! Kita rasakan sendiri peleburan EGO.. dan banyak pengalaman2 spritual lain nya!
Kalau jalaludin rumi dengan tarian sufi nya yg berputar..
Di indonesia ada patrap!
 
Patrap ini saya rasa lebih originis.. karna gerakan nya tidak seperti tarian rumi yg berputar2 di tempat.
Jemaah patrap akan bergerak sesuai karakter masing2.. di sinilah ALLAH menunjukan EGO kita!
semakin melawan akan semakin terbanting.. gerakan masing2 tidak akan sama!
Ada yg bersilat apabila EGO nya di silat,berlari.. berputar,ada yg muntah2! Kita merasakan fana.. Macam2 yg di alami masing2..
Di patrap ini kita akan di bersihkan dari yg selain ALLAH! Karna tujuan benar2 ke ALLAH.. kita akan kuat ketergantungan pada ALLAH..
Dan lebih peka pada kehendak2 ALLAH..
Alhamdulillah.. saya benar2 mulai mendekat ke ALLAH setelah menjalani patrap. Dan banyak perubahan pada diri dalam bertuhan dan kehidupan.
Semoga patrap ini ada pewaris nya.. sangat di sayangkan apabila ilmu partap punah.. karna dengan patrap tauhid kita menjadi lebih kuat dgn waktu yg singkat!
Bagi teman2 yg ingin mendalami DN dan mengenal diri.. antara jiwa/nafs dan jasad.. coba lah patrap.. dan rasakan sendiri!