Tampilkan postingan dengan label BERSYUKUR. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BERSYUKUR. Tampilkan semua postingan

Kamis, 19 April 2018

KEBAHAGIAN MEMBERI

Hari ini saya mendapatkan pelajaran tentang memberi..

Ternyata bahagia menerima dan memberi.. lebih luar biasa kebahagian memberi.
Beberapa hari yang lalu adik saya meminta uang. Tetapi apa daya saya pun tiada uang.
Alhamdulillah hari ini saya ada sedikit rezeki dari penjualan ebook saya. Lantas saya pun teringat adik saya yang sedang butuh uang. Dan saya pun berbagi kebahagiaan hari ini..

Apa jawab nya,
"Alhamdulillah.. terimakasih banyak ya bang. Aku benar-benar tiada uang. dan ia pun bersyukur luar biasa menerima uang itu. Padahal uang yang saya beri tidak banyak. tetapi karna ia butuh, sedikit pun ia syukuri dan merasa tertolong.

Entah kenapa.. bahagia nya adik saya sebagai penerima itu tak sebanding dengan kebahgian saya yang memberi. Berkali-kali lipat lagi saya lebih bahagia dan bersyukur. Rasa nya jika saya ada uang lagi.. saya ingin memberi yang lebih lagi.

Di sini saya dapat membaca pesan Allah. Andai kan segala nikmat Allah kita syukuri seperti itu, tak terbayangkan lah betapa Allah lebih bahagia lagi. Tentu berlipat-lipat ganda Allah lebih bersyukur lagi.. karna sifat Nya yang maha rahman dan rahim. Sudah tentu Allah akan memberi nikmat yang lebih lagi..

Kejadian-kejadian seperti ini lah yang di katakan ayat kauniyah.. semoga kita dapat membaca..
Bukan kah di Al quran sudah di sebut, Jika engkau bersyukur akan ku tambah kan Nikmat mu..

Dan dalam kehidupan.. yang tertulis di Al quran itu benar-benar ada..!
Semoga kita dapat membaca nya..🙏🙏🙏

Selasa, 31 Oktober 2017

SEJATI NYA BERSYUKUR

SEJATI NYA BERSYUKUR

Mendapat sedikit kita sangat bersyukur..
Mendapat banyak kadang tidak bersyukur..
Mengapa bisa begitu..?

karna yang sedikit itu benar-benar kita butuhkan..
sedangkan di beri banyak tidak butuh, bagaimana kan bersyukur..?

jadi tingkat nya rasa syukur itu bukan terletak pada sedikit atau banyak.. tetapi butuh atau tidak butuh..!

maka, baru kau pahami arti bersyukur.. ketika diri mu benar-benar butuh.. itu lah syukur yang sesungguhnya..

Minggu, 29 Oktober 2017

SYUKURI DAHULU, JANGAN MENGELUH

SYUKURI DAHULU, JANGAN MENGELUH

Sangat banyak orang bicara tentang bersyukur tetapi sangat sedikit yang memberi contoh bagaimana mengaplikasikan syukur itu dalam kehidupan kita?

saya berikan contoh dari pengalaman saya..
saya pernah mengalami kondisi keuangan yang sangat minim. sementara tagihan yang harus di bayarkan sangat lah banyak.

Di sini pasti kita menjadi penuh dilema dan kebimbangan. "jika saya bayarkan.. bagaimana ya pegangan saya nanti?" semua orang pastilah mengalami ini ketika uang nya tinggal sedikit.

Sehingga kita menjadi mengeluh dan mengeluh. ini adalah suatu sikap yang salah. dan menjadi kufur nikmat. cuma banyak orang yang tidak menyadari.

Contoh, saya memiliki uang sebesar Rp 2.700.000..
Bayar  cicilan Rumah Rp 1.800.000
Bayar Hutang piutang Rp 500.000
Bayar Air + Listrik Rp 350.000
Total yang harus di bayarkan ialah Rp 1.650.000
Berarti sisa uang saya hanya Rp 50.000

Siapa pun orang nya pasti lah bingung dan ketakutan.. bisa bertahan berapa lama dengan uang yang hanya sisa Rp 50.000? sehingga banyak kita yang jadi mengeluh karna harus membayar ini dan itu..

ini juga pengalaman saya. saya juga takut.. bagaimana ya ke depan nya nanti dengan sisa uang yang tinggal sedikit?

sebenar nya itu sikap yang salah.. kufur nikmat. saya pun baru menyadari ini. seharusnya kita itu bersyukur.. bukan nya mengeluh.

koq bersyukur bang.. uang nya tinggal sedikit?

ini lah yang banyak tidak kita syukuri.. apakah itu?
Bisa membayar saja itu sudah nikmat Allah. kita di berikan kemampuan membayar semua tagihan itu berarti sudah di cukupkan Allah. mengapa pula kita tidak bersyukur.. koq malah mengeluh?

masih untung ada uang untuk membayar.. jika tak punya uang untuk bayar bagaimana? koq sisa yang sedikit itu saja yang kita lihat. mengapa tidak melihat Allah memberi kita kemampuan untuk membayar?

Jadi, Rubah lah sikap kita.. bisa membayar saja, itu sudah nikmat. mengapa tidak di syukuri?

Mungkin ada yang seperti ini, "Tetapi saya sampai ngutang-ngutang bang untuk membayar..?"

Ada orang yang mau memberi hutangan saja, itu sudah nikmat. mengapa tidak di syukuri? jadi, tiada alasan untuk tidak bersyukur.

sangat banyak nikmat Allah yang tidak kita syukuri.. jadi renungi lah.. belajar lah bersyukur.. jangan suka mengeluh. jika bersyukur, pasti kan Allah tambahkan nikmat Nya..

Rabu, 20 September 2017

ENERGI SYUKUR

ENERGI SYUKUR

Orang yang selalu bersyukur kepada Allah itu ibarat Magnet. kebaikan demi kebaikan kan mendekat dan mendatangi nya di mana pun ia berada.

syukuri saja hal-hal yang kecil dahulu di pagi ini..
masih di beri nikmat nafas, masih bisa bangun di pagi hari, masih bisa melihat mentari.. syukuri saja semua itu.

jika segala sesuatu telah di syukuri, diri ini kan menebarkan vibrasi energi kebaikan. dan kebaikan demi kebaikan pun kan datang menghampiri diri ini..

Bangun pagi itu harus lah happy.. banyak bersyukur. jika di pagi hari saja sudah mengeluh bagaimana kebaikan kan datang di hari ini?

Jadi, awali lah pagi dengan bersyukur..

Senin, 28 Agustus 2017

SEIKHLAS NYA SAJA.. TERNYATA LEBIH BERAT DARIPADA JUMLAH

Ebook Kesadaran Jiwa

SEIKHLAS NYA SAJA.. TERNYATA LEBIH BERAT DARIPADA JUMLAH

Awal nya Ebook kesadaran jiwa saya jual seharga lima puluh ribu rupiah. Lalu ada seorang sahabat yang memberi saran, " di ikhlaskan saja bang, jika mereka ingin bersedekah kasih lah no rekening. yang penting Syiar Sadar Allah ini lebih meluas."

Karna saya melihat ini perintah Allah, maka saya pun menggratiskan Ebook tersebut. ya sudah, saya pun meleburkan keakuan..  yang penting kalam-kalam Allah itu sampai kepada yang membutuhkan.

Tiba-tiba ada sahabat yang lain ingin membeli Ebook tersebut. " Berapa yang harus saya bayar bang?"

Lalu saya pun menjawab, "ya seikhlas nya saja.."

"Berapa ya bang, jadi bingung saya?" sahabat tersebut pun menjadi tidak enak, jika membayar terlalu sedikit! ia ingin nya enak sama enak. saya pun memahami perasaan nya.

" ya sudah, biar tidak bingung.. lima puluh ribu saja..!"

"ok bang, siap!" tampak lega di hati nya..

Jadi, dari kejadian ini saya pun mendapatkan pelajaran.. bahwa kalimat " Seikhlas nya saja" itu lebih berat daripada jumlah uang yang di tentukan! Mengapa berat? karna keihklasan kita akan terbaca oleh orang lain.

Jika ikhlas kita hanya sepuluh ribu rupiah, dua puluh ribu rupiah, pasti kita malu memberi jika sedikit. padahal tidak perlu malu.. ikhlas itu lebih berharga daripada jumlah.

Ketika di tentukan jumlah nya mengapa ringan..
ketika di katakan seikhlas nya saja, berat luar biasa..
D situlah ego sedang menyelimuti diri kita. kita malu karna diri, bukan karna Allah..

Jika ada orang yang berkata "seikhlas nya saja".. ya sudah ikhlas kita berapa? sepuluh ribu, ya kasih saja sepuluh ribu.. itu lebih bermakna di hadapan Allah.

Banyak yang tidak menyadari.. bahwa kalimat " seikhlas nya saja" itu sering di manfaat kan oleh orang-orang yang ingin mencari keuntungan lebih. mengapa memakai kalimat "seikhlas nya saja..?" karna pastilah orang akan memberi melebihi jumlah yang ia tentukan. di sini keegoan benar-benar menguasai diri. " Masa kamu memberi sedikit, malu donk!" akhinya kita memberi lebih karna keegoan.. bukan karna Allah. dimana lagi letak nya ikhlas jika sudah begitu?

Lebih baik sedikit.. tetapi ikhlas karna Allah..
daripada banyak.. tetapi karna ego diri..

Lain kali.. kalau kita berjumpa dengan orang yang berkata, " seikhlas nya saja" Abaikan lah rasa malu.. malu itu juga ego.. lihat lah Allah nya, kita memberi sedang di saksikan Allah. " Mampu ku hanya segini ya Allah", walau sedikit mudah-mudahan berkah.

jika kita memberi lebih.. berikan juga karna Allah.. " engkau mudahkan rezeki ku ya Allah.. aku memberi lebih ini juga atas rasa syukur ku kepada MU.." itu lah ikhlas.. bukan lagi karna gengsi atau ego diri.

Jumat, 21 Juli 2017

MAHA MENSYUKURI

MAHA MENSYUKURI

Allah SWT berfirman:

ذٰ لِكَ الَّذِيْ يُبَشِّرُ اللّٰهُ عِبَادَهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ ۗ  قُلْ لَّاۤ اَسْئَـــلُـكُمْ عَلَيْهِ اَجْرًا اِلَّا الْمَوَدَّةَ فِى الْقُرْبٰى ۗ  وَمَنْ يَّقْتَرِفْ حَسَنَةً نَّزِدْ لَهٗ فِيْهَا حُسْنًا   ۗ  اِنَّ اللّٰهَ غَفُوْرٌ شَكُوْرٌ
zaalikallazii yubasysyirullohu 'ibaadahullaziina aamanuu wa 'amilush-shoolihaat, qul laaa as`alukum 'alaihi ajron illal-mawaddata fil-qurbaa, wa may yaqtarif hasanatan nazid lahuu fiihaa husnaa, innalloha ghofuurun syakuur

"Itulah (karunia) yang diberitahukan Allah untuk menggembirakan hamba-hamba-Nya yang beriman dan mengerjakan kebajikan. Katakanlah (Muhammad), Aku tidak meminta kepadamu sesuatu imbalan pun atas seruanku kecuali kasih sayang dalam kekeluargaan. Dan barang siapa mengerjakan kebaikan akan Kami tambahkan kebaikan baginya. Sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Mensyukuri."
(QS. Asy-Syura 42: Ayat 23)

Ketika saya membaca surat di atas, tertangkap lah dua kata yaitu, "Maha Mensyukuri..!" dan cepat-cepat lah saya menuliskan nya. apa sih makna maha mensyukuri ini..? Kesadaran tersambung kepada Allah, dan saya terdiam mendengar kan segala kalam Nya.

Sungguh mulia nya Allah penguasa langit dan bumi, DIA pun bersyukur atas perbuatan hamba-hamba nya. jika di gandengkan dengan kata " Maha".. tak terbayangkan lah seperti apa besar rasa syukur Allah..

Jadi gambaran nya seperti ini,
Semua orang pasti lah ingin di perlakukan dengan baik. siapa pun itu. walau penjahat sekalipun.. pasti dia tidak mau di perlakukan tidak baik.

contoh nya, ketika orang berbuat baik kepada kita.. apa yang akan kita lalukan, bagaimana sikap kita? tentu lah kita berterima kasih dan menyenangi orang itu. Jika hati sudah senang, apa sih yang tidak kita kasih? pastilah kita kan membalas kebaikan nya itu dengan yang lebih baik lagi.

Ini bersyukur terhadap manusia.. bagaimana syukur nya Allah? sungguh tak terbayang lah gimana luas nya. karna kata " maha" ialah tak terjangkau oleh angan dan pikiran kita. sungguh tak terhingga.

Dan Allah katakan, "Dan barang siapa mengerjakan kebaikan akan Kami tambahkan kebaikan baginya." Lantas "Kebaikan" yang bagaimana yang Allah maksud kan di ayat tersebut?

Kebaikan yang di maksudkan Allah itu adalah, segala sesuatu yang kita lakukan karna rasa syukur kita kepada Allah. bukan karna yang selain Allah..!

Jika bersedekah, ya bersedekah lah karna rasa syukur, " semua rezeki dan harta ku ini dari MU ya Allah, dan aku bersedekah juga karna rasa syukur ku kepada MU!" Bukan karna mengharap kan kelipatan faedah sedekah.. ini bukan lagi karna rasa syukur nama nya..!

Jika di beri ilmu, sampaikan lah ilmu itu sebagai rasa syukur, bukan karna ingin jadi guru, ingin di hormati, ingin jadi kyai.. biar banyak pengikut nya. itu nama nya bukan lagi karna Allah.

Dan banyak lagi contoh yang lain.. Rajin berbuat baik, rajin sholat, rajin dzikir, rajin ngaji.. tetapi biar di anggap orang taat ibadah. ujung-ujung nya apa? diri semakin sombong dan merasa suci.

Jadi, jika ingin hidup ini bahagia, senang, tenang.. banyak-banyak lah bersyukur kepada Allah. Jika hidup kita selalu susah, bisa jadi tiada pernah kita mensyukuri pemberian Allah. Di kasih penyakit kita mengeluh, di sempitkan rezeki.. tiada uang lebih mengeluh. ketika segala kenyataan tak sesuai harapan, kita rasa nya mau mati! dimana rasa syukur itu..?

Berarti kita telah menghina ketetapan Allah, mau nya yang enak-enak saja. ketika di beri yang tak enak.. diri berontak kepada Allah.

Coba lah di syukuri, itulah kebaikan yang Allah maksudkan pada ayat di atas. ketika kita sudah berbuat baik.. bersyukur. maka Allah lebih lagi bersyukur atas perbuatan kita. dan di tambahkan lah kebaikan demi kebaikan. walau tiada uang.. hati tenang. walau penyakit tak kunjung sembuh.. hati tenang. walau tak punya ini, tak punya itu.. hati ini selalu merasa cukup.

Jika ingin lancar rezeki, hidup ini bahagia, tenang, dan banyak kebaikan-kebaikan.. bersyukurlah dahulu kepada Allah. Karna Allah itu maha mensyukuri, sungguh tak terhingga lah jika Allah sudah bersyukur kepada hamba-hamba nya..

Rabu, 19 Juli 2017

SEMAKIN TAK BISA APA-APA

SEMAKIN TAK BISA APA-APA

Ada seorang sahabat yang baru mulai belajar berdzikir nafas, setelah beberapa minggu ia mengamalkan, ia lalu inbok ke saya.

" Semakin belajar.. koq semakin nggak bisa ya bang? tanya nya bingung.

"Maksud nya, nggak bisa gimana pak?" saya kembali bertanya.

" Sulit saya uraikan dengan kata-kata bang!" jawab nya.

"Tiada daya.. maksud nya ya pak" saya mencoba menerka.

"iya bang!" Beliau pun meng iya kan.

"Alhamdulillah.. itulah berserah diri yang sesungguhnya. Keegoan dan keakuan akan lebur.." saya pun melanjutkan.

"Terima kasih banyak Bang atas sarannya, walaupun aku nggak punya bukunya, cuma baca di FB..
Moga-moga, teman yang lain juga bisa merasakan yang sama. Amiin ya robbal a'lamiin." Sahabat itu pun bersyukur karna telah mendapatkan pelajaran dari Allah.

Jadi, jika anda belajar dzikir nafas agar bisa ini, bisa itu.. apalagi biar sakti.. anda salah besar..! Justru setelah berdzikir Nafas.. kita ini tak bisa apa-apa. Sangat banyak orang sakti yang berDN ia mengakui.. "Aku, ini lemah, Aku ini tak bisa apa-apa..!" Mengapa begitu..? karna kesadaran jiwa nya telah aktif, sehingga lebur lah keakuan. yang ia saksikan hanya lah kuasa Allah saja!.

Setelah berDN akan menjadi penyabar, menjadi tidak sombong! Walau tak pernah belajar tentang Tasawuf dan ilmu-ilmu makrifat. Nanti akan dapat sendiri. Karna ketika kesadaran ke Allah itu aktif. kita akan tahu diri. kita ini memang lah tak bisa apa-apa.

Sangat berbeda dengan yang ahli agama.. sok suci..
sangat berbeda dengan yang berilmu.. sok pintar..
apalagi yang sakti.. sok merasa bisa..
yang ada ego dan keakuan yang menebal, hingga berkerak lah hati ini. kita tak sadar.. kita bisa ini dan itu karna siapa..? siapa yang memberikan itu semua..?

Jadi jika berDN merasa tak bisa apa-apa.. itu sudah benar. karna ketika kita sadar Allah.. mengenali Allah. maka kita akan tahu diri, siapa lah diri ini.. memanglah kita tak bisa apa-apa..

Minggu, 02 Juli 2017

DI BERI AMALAN HU ALLAH, TETAPI TIDAK DI AJARKAN CARA NYA

DI BERI AMALAN HU ALLAH, TETAPI TIDAK DI AJARKAN CARA NYA

Ada seorang pengikut di Youtube saya yang menelepon, bahwa beliau telah di berikan amalan Hu Allah ini beberapa belas tahun yang lalu oleh kakek nya. tetapi tidak di ajarkan bagaimana cara berdzikir dengan kalimat Hu Allah itu. Lantas beliau pun tidak lagi mengamalkan Dzikir Hu Allah. 

Hingga lah ia bertemu Video saya. orang itu pun mencoba seperti apa yang saya tunjukkan di youtube. apa yang terjadi? Seluruh tubuh nya bergetar hebat. ia menangis tersungkur penuh haru ketika merasakan Allah yang dekat. "sungguh bang Andy.. belum pernah saya rasakan Allah yang dekat seperti ini" itulah pengakuan nya.

"itulah nama nya Kesadaran kepada Allah (Berihsan), jika kamu telah menyaksikan Allah dengan kesadaran Jiwa.. lebur lah diri mu. bahkan ketika Sholat, ketika kamu mengangkat kedua tangan dan bertakbir "Allah Hu Akbar".. lemas lah lutut mu, rasa nya kamu tak sanggup lagi untuk berdiri." itu lah sedikit cerita pengalaman saya pada nya.

Lalu, saya pun menyampaikan apa yang saya ketahui, " Bawa lah kesadaran itu di dalam Sholat.. maka pasti lah khusyu' Sholat itu. Khusyu' itu ialah bertemu Allah, menyaksikan Allah. Jika kita sudah bisa seperti itu, barulah kita kan tercegah dari perbuatan keji dan mungkar. Jika kamu sudah sholat, tetapi masih juga berbuat perbuatan keji dan yang mungkari Allah.. berarti ada yang salah dengan sholat mu. karna tiada menyaksikan Allah..!

Jadi Dzikir Hu Allah ini bukan barang baru, Tetapi itulah amalan-amalan para Wali-Wali terdahulu. bersyukur lah kita sekarang di ajarkan secara terang-terangan. Siapa pun bisa belajar. asal ada kemauan. 

lantas orang itu pun melanjutkan, "saya senang mengikuti setiap Video bang Andy, karna bahasa nya mudah di mengerti!"

" Alhamdulillah, saya juga bersyukur pak, karna guru saya mengajarkan Dzikir Nafas ini juga dengan bahasa yang mudah!" jawab saya penuh rasa syukur.

Lantas beliau pun memohon Izin mengamalkan setiap apa yang saya sampaikan. saya pun mendoakan, semoga Allah memberi kepahaman atas segala yang saya sampaikan. " Jika ia ingin dekat kepada Mu, sambutlah dia ya Allah.. rangkul dia semakin dekat kepada Mu.. Aamiin"

Jadi untuk siapa pun yang mulai belajar dzikir nafas, sungguh-sungguh lah. dahulu begitu sulit nya orang ingin belajar, semua serba rahasia. tidak sembarang orang yang mendapatkan amalan ini. sekarang sudah terbuka lebar dengan sangat jelas dan simple. 

Saya pun tidak tahu mengapa dahulu nya di rahasia kan, mungkin saja karna zaman dahulu itu ialah zaman "Saur sepuh", banyak di salah gunakan untuk kesaktian. sekarang Zaman sakti-saktian sudah berlalu.. sekarang banyak orang mencari ajaran yang benar-benar lurus kepada Allah.

Bersyukur lah kita yang bertemu amalan Dzikir Nafas ini, semua terbuka lebar dan di ajarkan secara jelas lagi mudah. sungguh-sungguh lah mengamalkan nya..!

Jumat, 16 Juni 2017

TERTARIK DENGAN KATA "SADAR ALLAH"

TERTARIK DENGAN KATA "SADAR ALLAH"

Awal nya pak Andi Rizal dari kerinci, menonton video-video youtube saya. dan makna dzikir yang selama ini ia ketahui ialah menyebut nama Allah. bahkan semua orang juga mengartikan dzikrullah itu menyebut nama Allah. tetapi di sini koq di maknai Sadar Allah? beliau tambah penasaran. dan mengikuti video demi video.

Beliau semakin penasaran, dan menelepon saya. "nanti saya ada seminar di kota Batam, dan saya ingin bertemu." begitu lah antusias beliau ingin mengetahui lebih dalam.

Alhamdulillah.. hari ini kami di pertemukan Allah. dan terjadi lah obrolan bahwa beliau dari masa muda dahulu sangat menyukai dan selalu ingin belajar tentang ilmu ketuhanan. berguru kesana-kemari, banyak guru yang pintar dan ahli agama, tetapi ia tak mencerminkan ilmu itu dalam kehidupan nya. Ahklak nya tak mencerminkan seperti ilmu yang di miliki nya.

Ilmu makrifat selalu di tutupi dan di rahsiakan, jika benar.. mengapa harus sembunyi-sembunyi? belum ada saya jumpai yang mengajarkan kesadaran seperti ini. Jika semua pemuda-pemudi kita mempunyai kesadaran/keihsanan, pasti lah tiada yang salah jalan. pasti lah hidup kita kan terarah dan takut berbuat dosa! itulah uraian beliau yang sangat tertarik tentang Sadar Allah dalam kehidupan.

"jangan lupa bawa buku nya Andy, saya ingin belajar.. semoga hidup saya benar-benar dalam kesadaran akan Allah! hidup ini penuh cobaan dan godaan, semoga dengan sadar Allah saya benar-benar terarah dan tak salah jalan." itulah semangat beliau, seperti orang yang haus akan kerohanian.

"Berpuluh tahun saya Sholat dan Dzikir dalam keadaan mabuk. hanya sebatas sebutan, belum ada yang mengajarkan atas kesadaran. pantas lah sholat dan dzikir saya tiada makna, tiada takut kepada Allah." Alhamdulillah.. hari ini Allah tunjukkan kan keihsanan yang sebenarnya pada pak Rizal.

Saya pun turut bahagia dan bersyukur, apa yang saya sampaikan membuat orang Sadar kepada Allah. dan bersyukur menjumpai guru yang mengajarkan Sadar Allah ini. dan saya pun akan terus menyambung perjuangan beliau. jika kita mudah menuju Allah, mengapa orang lain harus sulit. sampaikan lah kalam Allah semudah-mudah nya.. agar semua mengerti..

Tiada yang sulit dalam beragama.. yang membuat sulit itu ialah diri kita sendiri..

Akhirnya kami pun berpisah dengan kepuaasan hati masing-masing. beliau senang mendengarkan kalam-kalam Allah, dan saya pun senang dapat menyampaikan kalam-kalam Allah. sungguh pertemuan yang di Ridhoi NYA.. Alhamdulillah..

Selasa, 18 April 2017

UDAH MEMINTA, TETAPI MENGELUH

UDAH MEMINTA, TETAPI MENGELUH

Banyak orang yang selalu mengeluh ketika pekerjaan nya semakin sibuk, tiada waktu untuk keluarga, bahkan tiada waktu untuk diri nya sendiri. selalu sibuk, kerja, kerja, dan kerja..

Dari segi materi, mungkin semua nya terpenuhi. tetapi dari Bathin, ada penolakan di dalam diri. "mengapa aku selalu sibuk, mengapa hidup ini hanya untuk kerja, mana normal hidup begini jika selalu sibuk terus begini?"

Akhirnya hilang lah ketenangan jiwa. Tiada bahagia..

Coba kita ingat-ingat lagi ke belakang.. pernah kah kita meminta kepada Allah? "Ya Allah, naik kan lah jabatan ku.. lancarkan rezeki ku. Aku kepengen kaya.."

Jika pernah meminta begitu, ya jangan mengeluh.. jika saat ini semakin sibuk tiada waktu. bukan kah itu permintaan kita sendiri?  sedangkan Allah saja menciptakan langit,bumi, dan segala isi nya ini dalam enam masa. Semua itu proses, tiada yang instan.

Jadi kesibukan itu ialah proses menuju kepada apa yang kita pinta kepada Allah. ya jangan mengeluh! nikmati saja proses nya.. karna itu permintaan kita sendiri..

Ada kerabat saya yang seperti itu, di berikan kesibukan selalu mengeluh. "Aku capek sibuk terus begini, seharus nya dengan umur ku yang telah renta ini aku ya tidak kerja lagi..!"

Akhirnya apa yang terjadi? Allah berikan beliau penyakit Store, lumpuh sebelah anggota badan. Akhirnya ya tidak kerja lagi, ya duduk-duduk saja di rumah. Bukan kah itu juga kemauan beliau, permintaan nya sendiri? setelah lumpuh, tentulah rasa susah itu lebih hebat lagi daripada di saat di berikan kesibukan.

Jadi, berhati-hati lah dalam meminta, syukuri saja proses Allah. jangan pernah mengeluh..

Kamis, 23 Februari 2017

KADO ISTIMEWA DI HARI LAHIR KU

KADO ISTIMEWA DI HARI LAHIR KU

Bukan uang, bukan hadiah barang, bukan puji dan sanjungan yang membuat ku bahagia dan penuh syukur di hari ini. Tetapi ialah karna sebuah doa..

"Selamat bang Andy.. semoga keberkahan menyertai bang Andy.."
Itulah doa yang terus-menerus terucap dari kaum kerabat dan sahabat.

Dan saya pun berusaha menjawab, "terimakasih.. Aamiin ya Allah.."

Mengapa saya menjawab satu demi satu? Karna setiap kebaikan itu harus di balas pula dengan kebaikan. Sebagai bentuk syukur kita.

Satu orang saja yang berdoa, tak terbayangkan seperti apa keberkahan yang akan Allah berikan, apalagi puluhan bahkan ratusan orang? Sungguh berlimpah lah rahmat Allah itu.

Terimakasih untuk segala ucapan dan doa dari kerabat dan sahabat ku, semoga doa itu juga kembali kepada kalian. Karna setiap kebaikan.. akan Allah balas dengan kebaikan.

Jadi, ketika kita berdoa untuk orang lain.. sesungguhnya kita itu telah berdoa untuk diri kita sendiri. Terimakasih untuk semua nya..

Senin, 20 Februari 2017

HARGAI LAH CIPTAAN ALLAH

HARGAI LAH CIPTAAN ALLAH
oleh: Andy Firmansyah

Ini sebuah nasehat untuk kita sebagai orang tua. Mungkin ketika anak-anak tak sesuai harapan kita, pasti kita sering marah dan kecewa. Tanpa Sadar, kita telah menghina dan tak menghargai ciptaan Allah.

Ketika anak kita lemah dan tak pandai seperti anak-anak orang lain, terlalu cepat kita marah. "Dasar bodoh, Oon, goblok!"

Ketika anak malas dan lambat, terucap lah kata, Dasar pemalas, lembek, letoi!"

Ini lah orang tua yang tak mengerti, tak menghargai ciptaan Allah. Padahal di Al quran Allah berkata, "kami sempurnakan bentuk nya, kami lah yang membentuk di dalam rahim"

Allah itu pencipta yang maha.. maha segala nya, apa mungkin Allah menciptakan produk gagal?, ini yang banyak tidak di ketahui manusia.

Yang kita lihat hanyalah kekurangan dan kelemahan anak. Tetapi kita tak tahu kelebihan apa yang di berikan Allah untuk menutupi kekurangan nya itu. Jika kita melihat dan mengetahui pastilah kita banyak bersyukur. Tetapi kita terlalu cepat mengina, menghardik, marah dan kecewa akan ciptaan Allah itu.

Allah membentuk itu bukan jasad nya saja, sifat, karakter, kemampuan, rezeki, semua telah di bentuk Allah. Sesungguhnya Allah itu maha adil. Di sebalik kekurangan pasti ada kelebihan. Pasti ada keunikan yang tak di miliki oleh orang lain.

Ada anak yang lemah dan lembek, tetapi Allah bagus kan otak nya, Allah beri kepintaran.

Ada anak yang tak pintar, tetapi Allah beri kekuatan fisik nya, gesit dan bertenaga.

Ada anak yang tak pintar, lemah tiada tenaga, tetapi Allah berikan kecantikan rupa.

Ada anak yang tak pintar, tiada tenaga, tak cantik, tetapi Allah bagus kan Akhlak/hati nya.

Ada anak yang tak cantik, lemah, tak bagus Ahklak/hati, tetapi bagus rezeki nya.

Ada anak yang cacat, sudah buruk rupa, idiot, lemah, tak bisa apa-apa, tetapi Allah berikan kasih sayang kepada nya. Siapa pun yang melihat akan tumbuh sayang kepada anak itu.

Jadi syukuri lah apa pun keadaan anak-anak kita. Jangan melihat kelemahan dan kekurangan anak. Tetapi lihat lah, apa kelebihan anak itu.. pasti ada! Hanya kita nya saja yang belum bisa melihat atau belum mengetahui.

Sadari Allah yang maha adil, ciptaan nya itu sempurna.. hanya kita nya saja yang tak mau melihat!
Ketika kau marah dan mengkata-katai anak mu, berarti engkau telah menghina Allah! Padahal pada diri kita juga banyak kelemahan, banyak kekurangan. Tetapi mengapa kita berlaku sombong di hadapan Allah?

Bukan kepada anak kita saja, kepada siapa pun kita harus menghargai ciptaan Allah. Karna Allah menciptakan itu dengan ilmu NYA.. DIA lebih mengetahui apa yang tidak kita ketahui..

Sadar lah wahai diri..



Minggu, 15 Januari 2017

BERPRASANGKA BAIK LAH KEPADA ALLAH

BERPRASANGKA BAIK LAH KEPADA ALLAH

ketika engkau sudah berusaha mati-matian, dan usaha mu itu gagal. Apakah TUHAN sedang mempermainkan mu?

tidak.. jangan berprasangka seperti itu! selalu lah berprasangka baik kepada Allah. Allah maha tahu apa yang sedang kita usahakan. Allah maha tahu segala tetes keringat yang telah kita keluarkan.
tiada semua itu sia-sia di mata Allah. kegagalan itu ialah bukan cara yang terbaik bagi Allah. sengaja Allah memberi kegagalan dan membimbing kita kepada cara NYA yang lebih baik.
Andaikan saja kita bisa mengetahui pasti lah kita penuh rasa syukur kepada Allah. karna kehendak NYA lebih baik dari kehendak kita.

saya belajar dari seorang sahabat,
ia berdoa kepada Allah agar di mudahkan rezeki nya. dan ia meminta pekerjaan dengan penghasilan atau gaji yang besar. pekerjaan nya sebagai Welder(tukang las). pekerjaan sebagai welder ialah pekerjaan yang sangat menguras tenaga(kerja berat). umur sudah semakin tua. suatu hari ia pun di PHK dan menganggur.
akhirnya ia mencoba untuk melamar pekerjaan di tempat lain. capek berusaha kesana kemari tetapi tiada yang mau menerima nya. ia putus asa, kecewa, dan merasa Allah tidak mendukung nya. "Aku sudah berusaha ya Allah, mengapa selalu gagal, tidak kah Engkau mendengar Doa ku?"

ketika mencari pekerjaan sebagai welder tak dapat juga, ia pun menerima suatu tawaran kerja sebagai penyapu jalanan. karna keadaan, ia pun menerima pekerjaan itu. memang, gaji sebagai penyapu jalanan tak seberapa. tetapi banyak bentuk Rahmat Allah yang lain nya, rejeki berlipat ganda.

jika dahulu sebagai welder ia menguras tenaga kerja hingga larut malam, sekarang, kerja sebagai penyapu jalanan hanya lah setengah hari.
jika dahulu sebaga welder, ia sering tak ada waktu untuk sholat, sekarang ia banyak waktu untuk sholat. bahkan hampir lima waktu ia sholat di mesjid.
jika dahulu ia pekerjaan nya sangat berat dan menguras tenaga, sekarang kerjaan nya lebih santai dan tidak terlalu berat.

itulah rezeki yang sesungguhnya, bentuk rahmat Allah. karna umur nya semakin tua dan lemah, Allah berikan pekerjaan yang lebih ringan. Allah berikan ia banyak waktu untuk beribadah. Allah berikan banyak waktu berkumpul bersama keluarga.

apakah cukup gaji sebagai penyapu jalanan? jangan salah! Allah itu maha mencukupi.
ketika ia menjadi welder, anak nya belum bekerja. setelah ia menjadi penyapu jalanan Allah berikan anak nya pekerjaan yang layak. sehingga beban rumah tangga tidak sepenuh nya lagi menjadi tanggungan nya. anak nya lah membantu orang tua.

lihat lah bentuk kasih sayang Allah. kehendak Allah itu memang yang terbaik, cara Allah sangat sempurna. kebanyakan kita.. selalu memakai logika, selalu memakai sebab-akibat. ikuti saja cara Allah.. jangan dengan cara kita. terimalah apa pun kehendak NYA, karna itu lah yang terbaik untuk diri ini..

jadi, belajar lah dari kisah sahabat itu. lepaskan segala ego dan keakuan diri. ikuti saja kemana kita di arahkan, jangan pernah menolak. selalu lah berprasangka baik. kelak kita akan membuktikan apa maksud Allah jika segala usaha kita gagal..

Minggu, 25 Desember 2016

Materi dan Praktek 3T(Tasbih, Tahmid, Takbir) - Oleh Mbah Bagus



Penjelasan dan praktek langsung tentang materi 3T (Tasbih, Tahmid, Takbir) oleh Mbah Bagus di Cileungsi.

Di sini di jelaskan tentang penerapan 3T(Tasbih, Tahmid, Takbir) yang sesungguh nya. bukan sebatas dzikir pada sebutan. tetapi yaitu Dzikir dengan kesadaran jiwa( Sadar Allah). Sikap BerIHSAN kepada Allah Swt.

Silahkan di pelajari/hayati dan di praktekkan, video ini sangat Bermanfaat untuk kita semua. Amiin.. Ya Allah..

Selasa, 20 Desember 2016

RHIDO AKAN TAKDIR ALLAH


Jangan pernah menolak keadaan..
karna keadaan itu ialah, suatu jembatan untuk mengarahkan kita pada ketentuan Allah.
ikuti saja..

walau jembatan nya ekstrim dan menakutkan. tetap lah berserah agar aman dan selamat.

sadari saja Allah bersama kita, tiada kita celaka!

Rabu, 14 Desember 2016

BELAJAR LAH BERSERAH DIRI

BELAJAR LAH BERSERAH DIRI

Sudah berusaha sana-sini, tetapi selalu gagal..
Sudah berobat sana-sini, tetapi tak sembuh-sembuh juga..
Akhirnya diri yang kecewa, putus asa..

Apa yang salah..?
Yang salah ialah, karna kita bergantung kepada usaha diri, kemampuan diri.. tanpa bergantung kepada Allah di dalam usaha itu.
Tiada sedikit pun mengandalkan Allah..

Ketika masalah datang, kita berusaha berlari dari masalah. Sehingga berusaha sana-sini. Ternyata itulah ego, yang tak menerima takdir Allah.

Terima dahulu masalah nya, ridho lah pada kehendak/takdir Allah. Syukuri saja..

Tangkap perintah Allah pada diri, sebenarnya kita ini di suruh apa?
Nanti pasti di bimbing kepada solusi. Walau perintah nya diam, ya diam saja! Solusi itu akan datang dengan sendiri nya.

Ada saat nya kita itu di suruh diam tak melakukan apa-apa. Ya hanya menyaksikan saja Allah yang mengurus dan mengatur mahluk nya.

Di situlah bertambah nya kuat keimanan. Membuktikan Allah yang maha kuasa. Kita tak ngapa-ngapain, masalah koq jadi selesai dengan sendiri nya? Itu diri yang di tunjukkan Allah.

Tetapi semua itu tergantung instruksi, patuh tidak pada perintah Allah? Siap tidak menerima segala kehendak Allah, Walau itu pahit? Hanya yang beriman dan bermental baja saja yang benar-benar gila. Kalau setengah-setengah yakin nya, ya tak bakal jadi..

Jumat, 13 November 2015

AGAR ANAK BERBAKTI PADA ORANG TUA

AGAR ANAK BERBAKTI PADA ORANG TUA

Jika ingin anak-anak kita berbakti pada orang tua, Kunci nya ada di sini..
“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.”(QS. Ibrahim [14]: 7)

Orang tua itu harus banyak bersyukur pada anak-anak nya.. jangan banyak menuntut harus begini, harus begitu. Sementang-mentang orang tua, menuntut hak, anak harus berbakti.. sehingga anak berbakti itu terpaksa jadi tidak ikhlas..

Ridhoi dahulu anak-anak kita.. doakan.. jangan hanya menuntut! Ketika kita ridho, bersyukur.. Maka tanpa di minta sang anak juga akan berbakti dan ridho pada orang tua.

Terkadang kita sebagai orang tua ini.. terlalu EGOIS! Terlalu banyak menuntut Hak nya. Di saat anak sudah mulai bekerja.. orang tua selalu menuntut anak utk berbakti. Siapa yg sering memberi ke orang tua, itulah anak tersayang..

Anak di buat seperti mesin ATM saja! Di saat anak tidak berbakti, tidak memberi kita kecewa, marah, membenci anak. sampai terlalu cepat anak di bilang durhaka..

Lepaskanlah EGO sebagai orang tua! kalau anak belum bisa memberi dan membahagiakan kita syukuri dahulu yang sekarang ini!
Alhamdulillah.. anak ku telah bekerja..
Alhamdulillah anak ku,telah mandiri..
Alhamdulillah.. anak ku tidak membebani ku lagi, ia bisa menanggung hidup nya sendiri..
Ini yg jarang kita syukuri.. yang kita lihat hanya hak kita, yang kita lihat hanya apa yg sudah di beri anak?
Sehingga tiada rasa syukur pada ALLAH.. Nikmat saat ini!

Padahal ALLAH sudah bilang,
Dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih!
Jika tidak bersyukur, Maka ALLAH tutup hati anak-anak kita, bukan nya berbakti.. ia akan malah melupakan orang tua, tidak simpati pada orang tua. Kalau sudah begitu, anak yang di salahkan.. anak di kutuk-kutuk, di bilang durhaka lah, tidak ingat orang tua lah..
Itu karna orang tua terlalu EGO, terlalu menuntut hak.

Jadi tidak tampak bakti anak itu, yang tampak hanya durkaha nya saja.. karna kita tiada syukur!
Jika anak lupa.. belum berbakti, belum bisa membahagiakan kita. Ya bersabar, prasangka baik saja.. tetap lah bersyukur.. doakan sang anak! Kasihani lah anak-anak kita..

Jika orang tua punya hak, anak harus berbakti.. maka sang anak juga punya hak, orang tua harus meridhoi..!
Berikanlah hak mereka.. ridhoi lah anak-anak kita, doakan mereka!

Bersyukurlah.. apa yang telah ada saat ini.
Ketika kita bersyukur apa yang anak bisa lakukan saat ini..
Ketika kita menghargai anak apa yang dia mampu saat ini..
Maka ALLAH akan menambahkan nikmat nya.. anak akan berbakti tanpa di minta..


Sabtu, 07 November 2015

Anak Ku.. Mengajarkan Ku Bersyukur..


Anak Ku.. Mengajarkan Ku Bersyukur..

6 bulan berlayar jauh dari keluarga.. sungguh kerinduan yang amat berat bagiku! Begitu pulang.. benar-benar kebahagiaan yang tak terhingga ketika berjumpa anak-istri dan sanak keluarga.

Dan ku bawa anak - istri jalan-jalan ke mall. Begitu sampai di mall.. anak ku yang berumur baru 2 tahun sungguh sangat girang gembira. Dengan bahasa nya yang masih celat(kurang jelas).. ia mengungkapkan perasaan nya.

Ia berkata,"yah,yah..., Ce..nang.. a..yahh, caaaa..yang.. ayah, Ma..acihh.. ayaaahhhh..!"
padahal ia sudah sering di bawa bunda nya ke mall, tetapi kesenangan nya kali ini benar-benar berbeda karna bersama ayah nya.

Dalam gendongan ku ia begitu gembira.. dan mengulang-ulang kata, "yah..yah.. cee... nanggg.. ayahhh!" Dan memeluk erat kepala ku ketika ia mengulang-ulang kata itu. Selama di mall.. ia terus mengulang-ulang kata,
"- yah..yahhh.. cee..nang.. ayahhh!
- caaa...yanggg.. aaa..ayahhh!
- maa.. a..cihh.. ayahhhh..!"

Setiap mengucapkan kata itu ia selalu memeluk erat kepala ku. Tidak terhitung lagi kata-kata yang di ulang-ulang  itu ia sebutkan. Mungkin telah puluhan kali ia menyebut-nyebut ungkapan perasaan nya. Aku pun sungguh bahagia.. melihat perkembangan anak ku yang baru berumur 2 tahun bisa bersyukur, bisa berterima kasih.

Akhirnya aku pun berusaha menyenangkan hati nya. Padahal ia tidak pernah minta mainan apa-apa.. ia hanya senang di ajak jalan-jalan. Setiap berpergian kemana saja aku selalu membelikan ia mainan. karna aku sungguh sayang pada anak ku! Walau tidak di minta aku selalu membelikan mainan, aku ingin selalu menyenangkan anak ku.

Akhirnya ku merenungi.. sikap anak ku itu. Aku jadi teringat suatu ayat firman Allah di Al-Quran,
“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.”(QS. Ibrahim [14]: 7)"

Aku tersentak..! Begitu banyak nya nikmat yang Allah berikan selama ini, mengapa aku tidak pernah bersyukur seperti anak ku..?
Mengapa aku tidak pernah mengungkapkan kebahagiaan ku pada ALLAH?
mengapa aku jarang sekali berterima kasih pada ALLAH?
mengapa aku tidak ada rasa sayang dan cinta pada ALLAH?

yaa ALLAH.. aku malu pada anak ku sendiri yang baru berusia 2 tahun.. yang bisa berterima kasih, yang bisa bersyukur. yaa ALLAH.. ampuni lah salah-salah ku..

Aku tidak minta apa-apa lagi yaa ALLAH.. aku harus belajar bersyukur padamu..
Aku akan mengungkapkan cintaku padamu!

Ku yakin.. ketika ku bisa berterima kasih, ketika ku bisa bersyukur, ketika ku bisa cinta padamu..
Maka engkau pun akan lebih Cinta padaku.. engkau akan berusaha menyenangkan hatiku. Dan engkau akan menjamin semua kebutuhan ku. Walau ku tak butuh, walau ku tak pinta.. engkau pasti akan memberi!

Karna engkau maha kasih, lagi maha pemurah yaa ALLAH..
Ampunkan lah salah-salah ku yaa ALLAH.. Amiin!

Jumat, 09 Oktober 2015

PASRAH DAN SYUKUR

PASRAH dahulu baru syukur:
Orang beriman ketika di beri ujian oleh ALLAH,ia BERSERAH DIRI pada ALLAH.. ketika ia mengetahui bahwa ujian ALLAH itu adalah kehendak ALLAH yg terbaik baru ia bersyukur..
SYUKUR dahulu baru pasrah:
Ini adalah maqom yg lebih tinggi..
Ketika ia di beri ujian oleh ALLAH,ia langsung bersyukur! karna ia memahami kehendak ALLAH lebih dalam.. ujian atau kejadian yang tidak di inginkan nya ternyata adalah bimbingan ALLAH kepada hikmah..
Di sini ia jd lebih ikhlas,pasrah dan sabar dlm proses menuju hikmah.
Jadi pasrah itu.. masih proses, ia belum bisa bersyukur kalau belum mencapai hikmah..
Kalau syukur duluan,ia sudah mengetahui hikmah.. dan dalam proses pasti lebih pasrah!

Sabtu, 04 Juli 2015

BERSYUKUR


Salah satu ayat tentang syukur:
Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku. (Al-Baqarah: 152)
Dari ayat di atas kita di suruh ingat kepada ALLAH.. apa yg harus di ingat dari ALLAH? Yaitu segala NIKMAT yg telah di berikan nya kepada kita.. sudahkah kita mensyukuri nya? Atau kita mengingkari nya..?
Renungkanlah(ingat lah).. apa yg kita punya/ada saat ini,lalu syukuri.. maka ALLAH akan menambah nikmat nya yg lebih baik lagi..
Yang nama nya manusia pasti banyak keinginan.. mau ini dan itu! Sudah banyak nikmat yg di berikan masih saja merasa kurang dan ingin lebih!
Tapi,tidak kah kita sadari.. Di saat kita berkeinginan/meminta sesuatu, kita telah mengingkari nikmat ALLAH?
Koq mengingkari..? padahal ALLAH menganjurkan: mintalah kepada ku maka Aku akan mengabulkan!
Nah,di sinilah salah kita.. kita hanya sibuk dengan meminta dan meminta.. tetapi kita lupa bersyukur. Bersyukur itu bukan saat harapan terkabul(sesuai keinginan),tapi syukuri lah dahulu nikmat saat ini. Makanya banyak harapan2 kita yg tidak tercapai.. kenapa? Karna kita telah mengingkari nikmat yg ada saat ini(tidak bersyukur).. Apa pun yg di kehendaki ALLAH saat ini kita syukuri dahulu.. pasti ada hikmah nya. Setelah bersyukur.. baru ALLAH akan menambahkan nikmat nya !
Walau kita tidak meminta kepada ALLAH.. ALLAH maha mengetahui segala isi hati,jd berhati2 lah dalam berkeinginan..sudahkah kita mensyukuri sebelum berkeinginan?
Contoh:
Ada orang tua yg selalu ingin anak nya selalu berbakti..setelah sang anak bekerja. tapi kenyataan nya tidak sesuai harapan. Seharusnya orang tua itu bersyukur dahulu bahwa sang anak sudah selesai sekolah dan telah bekerja.. sehingga mereka tidak terbebani lg karna sang anak sudah mandiri!
Sudah punya anak perempuan,ingin nya anak laki2.. seharusnya ia bersyukur dahulu karna sudah mempunyai anak perempuan. Yg belum punya anak ingin nya punya anak.. seharusnya ia bersyukur dahulu karna telah menikah dan mendapatkan jodoh..ada istri/suami. Begitu pula yg belum mendapatkan jodoh.. syukuri lah dahulu kehendak ALLAH saat ini. Dan banyak contoh yg lain.. tanpa di sadari kita tidak mensyukuri nikmat ALLAH ( ingkar nikmat).
Bersyukur itu adalah merasa puas dgn nikmat yg kita miliki atau saat ini. Jangan melihat kelebihan orang lain,sehingga kita merasa kurang.. tapi lihat lah masih banyak orang lain yg kurang beruntung di banding kita. Dengan begitu kita bisa bersyukur! Di saat kita meminta yg lebih baik.. berarti kita tidak puas dgn yg ada saat ini( tidak bersyukur).. tidak kah itu mengingkari nikmat?
Orang yg bersyukur akan selalu merasa puas dan bahagia. Dan orang yg tidak bersyukur akan selalu kecewa..
Ini yg sering tidak kita sadari.. mari benahi diri kita.. jangan hanya sibuk meminta dan meminta.. tapi syukuri dahulu yg ada saat ini dan ALLAH akan menambah nikmatnya yg lebih baik lg walau tanpa di pinta..!!!