Jumat, 16 Juni 2017

TERTARIK DENGAN KATA "SADAR ALLAH"

TERTARIK DENGAN KATA "SADAR ALLAH"

Awal nya pak Andi Rizal dari kerinci, menonton video-video youtube saya. dan makna dzikir yang selama ini ia ketahui ialah menyebut nama Allah. bahkan semua orang juga mengartikan dzikrullah itu menyebut nama Allah. tetapi di sini koq di maknai Sadar Allah? beliau tambah penasaran. dan mengikuti video demi video.

Beliau semakin penasaran, dan menelepon saya. "nanti saya ada seminar di kota Batam, dan saya ingin bertemu." begitu lah antusias beliau ingin mengetahui lebih dalam.

Alhamdulillah.. hari ini kami di pertemukan Allah. dan terjadi lah obrolan bahwa beliau dari masa muda dahulu sangat menyukai dan selalu ingin belajar tentang ilmu ketuhanan. berguru kesana-kemari, banyak guru yang pintar dan ahli agama, tetapi ia tak mencerminkan ilmu itu dalam kehidupan nya. Ahklak nya tak mencerminkan seperti ilmu yang di miliki nya.

Ilmu makrifat selalu di tutupi dan di rahsiakan, jika benar.. mengapa harus sembunyi-sembunyi? belum ada saya jumpai yang mengajarkan kesadaran seperti ini. Jika semua pemuda-pemudi kita mempunyai kesadaran/keihsanan, pasti lah tiada yang salah jalan. pasti lah hidup kita kan terarah dan takut berbuat dosa! itulah uraian beliau yang sangat tertarik tentang Sadar Allah dalam kehidupan.

"jangan lupa bawa buku nya Andy, saya ingin belajar.. semoga hidup saya benar-benar dalam kesadaran akan Allah! hidup ini penuh cobaan dan godaan, semoga dengan sadar Allah saya benar-benar terarah dan tak salah jalan." itulah semangat beliau, seperti orang yang haus akan kerohanian.

"Berpuluh tahun saya Sholat dan Dzikir dalam keadaan mabuk. hanya sebatas sebutan, belum ada yang mengajarkan atas kesadaran. pantas lah sholat dan dzikir saya tiada makna, tiada takut kepada Allah." Alhamdulillah.. hari ini Allah tunjukkan kan keihsanan yang sebenarnya pada pak Rizal.

Saya pun turut bahagia dan bersyukur, apa yang saya sampaikan membuat orang Sadar kepada Allah. dan bersyukur menjumpai guru yang mengajarkan Sadar Allah ini. dan saya pun akan terus menyambung perjuangan beliau. jika kita mudah menuju Allah, mengapa orang lain harus sulit. sampaikan lah kalam Allah semudah-mudah nya.. agar semua mengerti..

Tiada yang sulit dalam beragama.. yang membuat sulit itu ialah diri kita sendiri..

Akhirnya kami pun berpisah dengan kepuaasan hati masing-masing. beliau senang mendengarkan kalam-kalam Allah, dan saya pun senang dapat menyampaikan kalam-kalam Allah. sungguh pertemuan yang di Ridhoi NYA.. Alhamdulillah..

Minggu, 11 Juni 2017

WUJUD KASIH SAYANG ALLAH

WUJUD KASIH SAYANG ALLAH 

Terkadang Allah itu senang membuat kita berharap cemas.. 

Agar kita tahu rasa nya butuh..
Agar kita mendekat dan mengadu..
Agar kita datang dan merayu..

ketika semua itu telah kita lakukan.. Allah akan sangat sayang kepada kita, maka di kirimkan lah malaikat Nya yang dalam wujud rupa apa saja..

Di gantikan lah ketakutan itu dengan kabar gembira..
Di gantikan lah kecemasan itu dengan rasa bahagia..
Tidak akan celaka orang-orang yang berserah kepada Allah..

Apakah setelah beriman itu maka tidak di uji lagi? jangan salah..! Justru semakin beriman, didikan Allah itu semakin gila. Akan di buat Nya kita selalu bergantung dan berpegang teguh kepada Nya. Akan di buat nya kita selalu berharap cemas. Sehingga diri ini selalu memohon pertolongan Allah..

Jika begitu, apakah engkau beranggapan bahwa Tuhan telah mempermainkan mu..? sungguh salah jika engkau berpikiran begitu.

Padahal itu adalah.. wujud kasih sayang Allah..
padahal itu adalah.. pertanda Allah mengasihi mu..

Dengan begitu baru lah kau paham berserah..
Dengan begitu barulah kau sering mengadu.. 
Dengan begitu barulah kau rasakan tak berdaya..

Semua kembali ke diri kita..
Apakah mengeluh, ataukah bersabar..?
Apakah menggerutu, ataukah tetap tegar..?

Mana yang lebih engkau cintai, dunia yang tak abadi ataukah ahkirat yang hakiki..?
Mana yang lebih engkau sukai, keridhaan Allah ataukah nafsu diri..?

Cinta itu adalah penghambaan.. 
Cinta itu adalah penyerahan jiwa dan raga..
Jika benar kau cinta, hilang lah ke akuan mu..
Jika benar kau cinta, hilang lah keinginan mu..

Tunduk, Patuh, Berserah, dan Bergantung hanya Pada Nya..