Rabu, 08 Juni 2016

JANGAN MENGELUH

JANGAN SUKA MENGELUH

jalan hidup kita ini berbeda-beda. Kita ini, selalu saja melihat orang lain. Selalu ingin seperti orang lain. Tetapi tidak mensyukuri apa yang telah di tetap kan Allah pada diri ini.

Ada seorang hamba..
Selalu melihat dan ingin seperti orang lain, ketika ia melihat sahabat-sahabat nya sukses ia pun cemburu.

Banyak sahabat-sahabat nya hidup tenang dan berkecukupan di masa tua. Anak-anak para sahabat nya itu pada jadi orang, berkecukupan dan kaya. Sehingga tidak perlu bekerja lagi di masa tua, karena anak-anak nya lah yang selalu mencukupi keperluan sahabat nya itu.

Sedang kan si hamba ini harus bekerja membanting tulang di sisa umur nya yang semakin renta.. karena anak-anak nya juga susah, ya serba pas-pas an, tiada yang kaya.

Karena rasa iri/cemburu, ia pun membanding-banding kan dengan anak-anak nya. "Lihat itu anak si A, anak-anak nya lah yang mencukupi keperluan orang tua. Sedang kan anak-anak ku, mereka hanya memikirkan diri mereka sendiri. Tiada membahagiakan orang tua."

Akhirnya setiap pulang bekerja si hamba ini, selalu mengeluh dan mengeluh. Dia pun bercerita kepada saya, "seharusnya saya ini, sudah tua.. tidak perlu bekerja lagi. Seharusnya saya sudah duduk-duduk saja di rumah. Anak-anak lah yang seharusnya membiayai kehidupan orang tua." Terlalu sering kalimat itu saya dengar, terlalu sering ia mengeluh tentang anak-anak nya kepada saya.

Saya hanya bisa berkata, "sabar pak.. kita harus banyak bersyukur, Allah tidak suka orang yang selalu mengeluh."

Tahun demi tahun berlalu ia pun selalu mengeluh dan mengeluh..

Akhirnya Allah buktikan janji-janji nya melalui Al quran..

وَاِذْ تَاَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ  لَاَزِيْدَنَّـكُمْ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ اِنَّ عَذَابِيْ لَشَدِيْدٌ
Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat(pedih)."
[QS. Ibrahim: Ayat 7]

Apa yang terjadi selanjut nya..?
Si hamba ini pun, di berilah azab oleh Allah. yaitu penyakit stroke. Setengah anggota tubuh nya lumpuh total. Sehingga ia tidak bisa lagi bekerja mencari nafkah.

Dan apa yang di keluh kan nya itu terkabul. Ia sekarang duduk-duduk saja di rumah. Tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Permintaan nya pun terkabul, sekarang anak-anak nya lah yang membiayai hidup nya.

Lihat, sungguh pedih azab Allah bagi-bagi orang-orang yang tidak bersyukur. Allah sangat marah kepada orang yang suka mengeluh.

Dahulu, di berikan kesehatan agar bisa bekerja.. Tidak bersyukur, malah mengeluh.. capek lah, sudah tua lah..

Dahulu, anak-anak nya sudah mandiri, sudah bisa mengurus diri sendiri, tidak di syukuri. Malah di bilang tidak berbakti karna belum bisa membahagiakan orang tua.

Seharusnya di syukuri, "aku bersyukur ya Allah, masih di berikan kesehatan. Masih bisa untuk bekerja mencari nafkah.

Seharusnya di syukuri, "aku bersyukur ya Allah, tanggunggan ku telah lepas, anak-anak ku bisa mandiri. Tidak membebani ku lagi..

Semoga ini jadi pelajaran untuk kita semua..
Jangan selalu melihat orang lain..
apa yang ada saat ini ya syukuri dahulu, semoga Allah tambah kan nikmatnya..

jangan suka mengeluh, jangan sampai apa yang kita keluhkan itu di kabulkan Allah dengan cara yang tidak kita sukai..


Tidak ada komentar:

Posting Komentar