Jumat, 30 Desember 2016

HIDUP INI BAGAIKAN VIDEO GAME

HIDUP BAGAIKAN VIDEO GAME

Hidup ini ibarat main video game. Semakin tinggi level nya, maka semakin sukar rintangan nya. Dan tak sedikit, banyak pemain yang terbawa suasana.

Ada yang bahagia ketika naik level. Ada yang stress ketika naik level dan kaget dengan rintangan yang begitu sukar. Padahal itu kan hanya permainan. Mengapa banyak yang emosi ketika kalah? Mengapa banyak yang kecewa ketika gagal dalam permainan itu?

Begitu pula lah hidup kita ini. Sama seperti video game. Ketika semakin beriman dan semakin di uji, itu lah sunahtullah yang harus kita lalui. Karna level keimanan telah meningkat, dan ujian itu Mana mungkin sama dengan level-level yang di bawah nya.

Kalau kita belajar dari ujian-ujian para Nabi dan orang-orang beriman terdahulu, ujian yang kita alami ini ya belum seberapa.

Tetapi mengapa kita banyak yang stress, galau, putus asa? Ya sama seperti video game tadi, Terbawa suasana. Padahal Allah bilang kan "dunia ini hanya lah senda gurau belaka." Mengapa kita terlalu serius memainkan skenario Allah?

Itulah Nafsu, itu lah ke aku an diri. Jika itu hanya permainan, mengapa kita tak menikmati, mengapa kita tak bahagia menjalani?

Belajar lah dari anak kecil yang bermain video game. Jika ia menikmati, ia terhibur, ia bahagia menjalani setiap permainan level demi level. Jika ia bernafsu, ego, ingin cepat menang. Pasti lah stress ketika kalah dan gagal.

Andaikan kita bisa seperti mereka, hidup ini hanya permainan yang Allah rancang sedemikian rupa. Ya jangan nafsu, justru harus santai dan ikuti segala aturan jika ingin bahagia. Jangan terbawa suasana.

Ketika ada masalah, stress, kesel, marah, itu lah Nafsu. Koq mau-mau nya kita di kuasai Nafsu? Justru Nafsu itu yang membuat kita menderita.

Jalani saja dengan santai..
Ketika susah, sukar, sulit.. ya wajar saja, namanya juga naik level. Tergantung diri yang menyikapi nya, jangan terlalu serius dalam hidup ini. Pasti hidup ini menjadi tegang.

Pandai-pandai lah menjalani hidup ini. Pandai-pandai lah menghibur diri, itulah hamba yang bersyukur. Hidup ini hanya permainan koq, semua yang kita miliki tak akan di bawa mati. Mengapa kita merasa memiliki?

Jika kita berkata, "hidup ku, mati ku dan ibadah ku hanya untuk Allah!" Ya harus siap, jika Allah berkehendak memberi hidup susah.  Hidup ini untuk Allah koq, bukan untuk menyenangkan diri kita.

Ayoo.. kendorkan otot(Ego), hidup ini hanya senda gurau belaka koq. Kita harus bahagia menjalani nya. Jangan membuat kita tersiksa..

Yang tersiksa, hanya lah orang yang memperturutkan Nafsu. Santai lah.. ini hanya permainan. Seharusnya kita bahagia..



Tidak ada komentar:

Posting Komentar