Sabtu, 24 Desember 2016

RUSAK NYA RUKUN IMAN

RUSAK NYA RUKUN IMAN

Pada rukun iman yang ke 6 yaitu "beriman pada qada dan qadar (takdir baik dan takdir buruk)."

Ketika datang takdir baik kita menerima dengan senang hati. Dan ketika datang takdir buruk menimpa diri kita, di sini kita sering menolak.

Perlu di pahami, takdir baik dan takdir buruk ialah perbuatan dan kehendak Allah. Jadi, suka-suka nya Allah. Sangat sering kita tidak menyadari bahwa kita selalu menolak takdir buruk.

Yaitu, sesuatu yang tidak kita sukai. Contoh nya ya masalah-masalah dalam kehidupan. Mungkin selama ini kita selalu berkecukupan. Berharta benda. Apa pun yang kita inginkan selalu terpenuhi. Inilah kehendak diri. Mau nya yang enak-enak saja.

Dan ketika Allah memberi kita suatu masalah hidup, yang dahulu nya sehat.. sekarang sakit.
Yang dahulu nya berharta, sekarang sulit rezeki dan selalu kekurangan. Bagaimana sikap kita? Pasti kebanyakan menolak dan tak menerima takdir buruk dari Allah ini.

Berarti rusak lah rukun iman kita yang ke 6, karna kita tak beriman pada takdir Allah yang buruk.

Ini sudah saya Alami, semoga menjadi pelajaran untuk kita semua. Saya ini sangat membenci berhutang. Padahal hutang itu sesuatu yang buruk bagi kebanyakan orang. Di sinilah letak salah saya kepada Allah. Yaitu menolak berhutang.

Ketika Allah memberi saya suatu takdir buruk, tiada pekerjaan, dan memaksa saya untuk berhutang. Saya sangat membenci berhutang. Bathin saya menolak, mengapa harus ngutang lagi dan ngutang lagi? Padahal saya tidak ingin tersangkut paut hutang. Jadi saya mengutang karna keadaan. Bukan karna ingin saya.

Memang ujian Allah itu bertubi-tubi, makin di beri.. ngutang lagi dan ngutang lagi bertahun-tahun. Begitu terus menerus gali lobang- tutup lobang.

Di sempitkan nya rezeki saya, sehingga saya terus-menerus harus berhutang selama bertahun-tahun.

Jadi, Allah itu menegur diri ini untuk menerima takdir buruk nya. Seolah Allah berkata, "Jika AKU berkehendak untuk kamu berhutang, ya jangan di tolak. Terima lah takdir buruk KU itu..!"

Alhamdulillah saya sadar akan kesalahan saya, ternyata saya sempit rezeki selama ini karna tak menerima berhutang. Sehingga Allah terus menerus memberi pelajaran agar saya menerima takdir buruk NYA.

Begitu juga untuk teman-teman, mungkin saat ini sedang sakit, bertahun-tahun berobat.. tetapi tak sembuh-sembuh juga. Itu juga berkaitan dengan rukun iman. Mungkin kita selama ini tak menerima akan takdir buruk Allah yaitu penyakit. Coba sekarang Ridho lah akan kehendak Allah. Terima dengan lapang dada..

Jika kita Ridho, pasti Allah pun akan ridho pada diri kita..

Allah hanya ingin, kita beriman pada rukun iman yang ke 6, yaitu takdir buruk. Jika kita tak menerima.. maka rusak lah rukun iman.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar