Jumat, 09 Desember 2016

AKU

AKU

Aku memang tak sekuat para Nabi, yang keimanan nya sangat kuat. Aku Rapuh..
Aku memang tak seperti para wali, yang tiada takut dan bersedih hati.
Aku takut..

Ketika ujian Allah menimpa diri ku, tak bisa ku bohongi aku takut, aku sedih, aku tak tahu harus berbuat apa lagi..
Bukan kah itu manusiawi..?

Apakah para Nabi tak pernah di didik Allah, sehingga keimanan nya begitu kuat?
Apakah para wali tak di gembleng Allah, sehingga tiada takut lagi?
Aku yakin.. mereka juga pasti kaget ketika pertama kali di ajarkan Allah berserah diri yang sesungguhnya. Mereka juga pasti sedih dan takut akan ujian Allah. Tidak mungkin langsung beriman begitu saja.

Semua pasti ada proses..
Jika saat ini di uji, dan kita takut.. itulah didikan Allah. Agar kita lebih mendekat dan beriman, agar kita tahu kepada siapa tempat bergantung.
Siapa yang memberi kekuatan iman kepada Para nabi..?
Siapa yang memberi keberanian dan ketegaran para wali?
Itu semua dari Allah.. bukan dari diri mereka.

Begitu pula kita orang-orang yang beriman. Jangan merasa bangga akan keimanan, jika tiada takut dan bersedih hati. Itu semua dari Allah. Jangan mengaku diri.
Jangan bangga akan kesenangan hidup yang di beri..
Jangan bangga akan tiada nya ujian karna telah merasa beriman..
Bisa jadi, engkau belum di uji..
Belum di beri rasa takut..
Sehingga engkau merasa aman-aman saja karna telah beriman..

Jika ku bilang takut, ya memang aku takut..
Jika ku bilang sedih, ya memang aku sedih..
Tak bisa aku membohongi diri..
Tetapi inilah didikan Allah, inilah pelajaran dari NYA..
yang membuka kesadaran ku.
Di buat capek, menangis, kecewa, putus asa.. lantas Allah pun berkata,
"siapa kah yang dapat menolong mu selain Aku?.."
"Masihkah engkau bergantung kepada yang selain KU..?"
"Apakah engkau lebih mencintai harta dan dunia ini daripada Aku?"
" tidak kah engkau beriman hanya kepada KU..?"
Itulah panggilan Allah, didikan Allah, bagi orang-orang yang di cintai NYA agar beriman sebenar-benar nya beriman.

Lantas setelah beriman apakah tidak di uji lagi? Jangan tenang dahulu, engkau akan terus di beri dan di beri. Itu lah ujian yang lebih halus lagi. Dunia akan mengejar mu walau engkau tak mencari. Derajat tinggi akan menghampiri sehingga membuat mu lupa diri..
Bisa apa kita tanpa perlindungan Allah..
Bisa apa kita tanpa rahman dan rahim nya Allah..
Jadi, jangan mengaku-ngaku..




Tidak ada komentar:

Posting Komentar