Senin, 05 Desember 2016

IRI HATI

IRI HATI

Allah SWT berfirman:

وَلَا تَتَمَنَّوْا مَا فَضَّلَ اللّٰهُ بِهٖ بَعْضَكُمْ عَلٰى بَعْضٍ   ؕ  لِلرِّجَالِ نَصِيْبٌ مِّمَّا اكْتَسَبُوْا   ؕ  وَلِلنِّسَآءِ نَصِيْبٌ مِّمَّا اكْتَسَبْنَ   ؕ  وَسْئَـلُوا اللّٰهَ مِنْ فَضْلِهٖ   ؕ  اِنَّ اللّٰهَ كَانَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمًا
"Dan janganlah kamu iri hati terhadap karunia yang telah dilebihkan Allah kepada sebagian kamu atas sebagian yang lain. (Karena) bagi laki-laki ada bagian dari apa yang mereka usahakan, dan bagi perempuan (pun) ada bagian dari apa yang mereka usahakan. Mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sungguh, Allah Maha Mengetahui segala sesuatu."
(QS. An-Nisa': Ayat 32)

kalau melihat orang lain lebih baik daripada kita, lebih beruntung daripada kita. Jangan iri..!

Karna apa pun yang di karuniakan Allah itu, atas usaha orang tersebut. Jika kita ingin mendapatkan juga seperti apa yang di miliki orang yang kita irikan itu. Ya berusaha.. kerja keras! Jangan malas, bagaimana mungkin karunia Allah akan di berikan jika kita nya saja malas?

Rubah diri kita.. tanya lah pada diri, apa yang salah? Mengapa mereka mendapatkan karunia dan kelebihan yang istimewa, sedangkan kita tidak? Ketika orang lain mendapatkan sesuatu, kita malah iri. Itu kan lucu..!

Seharusnya bertanya,
" mengapa engkau lebih istimewa daripada aku?"
Mengapa engkau lebih beruntung daripada aku?"
Apa rahasia nya, sehingga aku bisa mencontohi..?"
Itu yang seharusnya kita tanya, jangan malah iri melihat kelebihan orang lain.

Si fulan, sangat bertawakal kepada Allah. Apa pun yang Allah perintah kan ia kerjakan. Wajar saja karunia Allah selalu menyertai nya.

Sedangkan kita selalu menuruti nafsu, selalu menuruti keinginan diri. Padahal kehendak Allah kita abaikan. Apa bisa karunia itu seperti si fulan? Allah kan maha adil.

Jadi, tidak perlu iri..
Seharusnya sadar diri. Apa yang salah pada diri kita? Itu yang harus di perbaiki. Jangan iri melihat kelebihan orang lain.

Ketika engkau iri hati, berarti engkau telah menganggap Allah itu tak adil. padahal diri mu sendiri yang tidak mau berubah. Selalu mengikuti nafsu dan ego diri.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar