Kamis, 14 Desember 2017

JANGAN TERBUAI ALAM KETENANGAN

JANGAN TERBUAI ALAM KETENANGAN

Ketika kita mendalami Spiritual, pasti akan merasakan ketenangan jiwa. Apa pun metode nya, jalan nya.. pasti akan di alami oleh para salik/pejalan. Saya akan berbagi sesuai jalan yang saya termpuh. yaitu metode Dzikir Nafas Sadar Allah..

Ketika kita berdzikir nafas pasti kita akan merasakan pengalaman rohani. dan yang sangat sering kita jumpai adalah alam ketenangan.

Di alam ketenangan ini kita hanya diam, pasrah.. tiada lagi keinginan. karna terlalu nyaman nya di situ sehingga kita ini sering lupa kepada tujuan, yaitu mendekat, dan terus mendekat ke Allah. memang godaan nya di sini sangat lah halus. kita jadi berhenti di situ-situ saja sehingga perjalanan jiwa ini tidak kita lanjutkan lagi.

Pernahkan teman-teman mengalami itu? sebahagian orang pasti pernah mengalami.

Nah, ternyata.. pengalaman itu benar-benar ada pelajaran Allah dalam kehidupan nyata kita. di dunia nyata ini juga ada Alam ketenangan. dan ini sering di alami oleh seorang pemula atau pejalan yang baru belajar.

Contoh nya seperti apa?
menurut saya ini istilah nya ialah mabuk ketuhanan. ketika seseorang itu sudah merasakan hakikat ketenangan.. ia akan mabuk kepayang sehingga terlena dan lupa diri.

Bagi nya tak perlu lagi lah dunia ini. uang itu tiada arti nya lagi. karna terlalu lebur cinta nya kepada duniawi. ia tak butuh lagi dunia. Sehingga pasti soal rezeki nya akan menurun drastis. malas bergerak, malas berusaha, apa-apa malas..!

mengapa begitu, semakin tinggi spiritual nya koq semakin melempem ya? tidak produktif lagi. karna ia telah nyaman di alam ketenangan. memang tiada lagi rasa susah akan urusan duniawi. di bilang hidup, tetapi seperti orang mati. tiada lagi keinginan. Di sini lah godaan yang sangat halus bagi seorang Spiritualis.

"Bukan kah itu bagus bang, tidak cinta dunia lagi?"

Bagus sih. tetapi harus di pahami, tidak cinta dunia, bukan berarti meninggalkan duniawi. itu salah jalan namanya..! sangat banyak orang yang hanya mengabiskan waktu nya hanya untuk ibadah, ibadah, dan ibadah saja. dzikir, dzikir, dan dzikir layak nya pertapa. urususan duniawi ia tinggalkan.  

Ini sebenarnya adalah ego bagi spiritualis. ego yang sangat halus. ia hanya memikirkan diri nya saja. yang penting diri nya sudah tenang, tak butuh lagi dunia ini. 

padahal tanggung jawab nya masih ada.. kebutuhan anak istri harus di penuhi. tetapi ia masih saja terlena di alam ketenangan.

Bagi teman-teman yang mengalami hal begini.. Sadar lah. lanjutkan perjalanan. itu adalah suatu kesalahan yang sangat fatal. semakin tinggi kesadaran spiritual kita harus lah produktif, harus bermanfaat bagi keluarga dan masyakarat. bukan asyik sendiri di alam ketenangan itu.

Jika mendalami Spiritual tetapi melempem. hanya mengeram saja tanpa bergerak memenuhi perintah-perintah Allah selanjutnya. berarti ada yang salah dengan amalan kita..

Keluar lah dari pertapaan mu.. jalan kan kalifah mu di dunia ini..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar