Rabu, 06 Desember 2017

ADAB BELAJAR

ADAB BELAJAR

Saya ingin memberi sedikit penjelasan tentang adab-adab dalam belajar atau berguru.

sangat banyak kebiasaan kita itu ialah membanding-bandingkan pendapat dari seorang guru, dengan pendapat guru yang lain. atau pendapat Ustad A, dengan pendapat Ustad B. jangan lah suka begitu.. karna nanti anda akan menjadi bingung sendiri.

Sikap seperti ini adalah termasuk sikap kejahilan.

Mengapa ketika kita sholat berjemaah itu imam nya hanya satu? bukan dua, tiga, apalagi empat. itu bermakna kita harus fokus pada satu jalan. jangan bercabang-cabang. karna setiap kepala itu beda sudut pandang nya.

Dan aneh nya, banyak guru-guru atau ustad ini ketika di beri pertanyaan oleh si jahil malah terpancing. " itu salah, itu sesat, itu pembodohan umat!" padahal ia tidak tahu jalan yang sedang di tempuh oleh yang lain nya.

pertanyaan nya sama. tetapi mengapa jawaban nya bisa beda-beda? apakah anda tidak bingung jika begitu? Si A berkata begini, sedangkan si B berkata begitu. gimana tidak bingung.. siapa yang harus di ikuti?

Ya salah mu sendiri.. mengapa bersikap jahil? mengapa tidak mengikuti hanya satu pemimpin? 

Jika ingin berguru.. mantap kan lah dahulu hati ini. siapa yang ingin kita ikuti? jangan lagi membanding-bandingkan dengan pendapat yang lain.. nanti otak mu bisa pecah, jadi gila sendiri. ilmu pun tak dapat masuk di hati mu.

terkecuali wadah mu itu sudah kosong, hati mu luas. bisa menyerap ilmu darimana saja.. ya tak masalah jika berguru lebih dari satu. tetapi jika masih membanding-bandingkan pendapat si A dengan pendapat si B.. itu pertanda wadah mu tiada tempat untuk menampung ilmu. begitulah karna kejahilan mu.

Jika ada yang bertanya kepada saya karna membanding-bandingkan ilmu. ya mohon maaf saja jika saya tidak menjawab! untuk apa saya jawab, jika wadah mu belum kosong? Buang-buang waktu saja..

karna niat mu bukan untuk belajar. belajar lah beradab dahulu..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar