Jumat, 29 April 2016

DZIKRULLAH

DZIKRULLAH LEBIH BESAR KEUTAMAAN NYA..

Banyak orang yang selalu berkata bahwa sholat itu lebih utama daripada dzikirullah. Kita kaji sama-sama yuk..!

اِنَّنِيْۤ اَنَاۡ اللّٰهُ لَاۤ اِلٰهَ اِلَّاۤ  اَنَاۡ فَاعْبُدْنِيْ  ۙ  وَاَقِمِ الصَّلٰوةَ لِذِكْرِيْ
Sungguh, Aku ini Allah, tidak ada tuhan selain Aku, maka sembahlah Aku dan laksanakanlah salat untuk mengingat Aku.
[QS. Ta Ha: Ayat 14]

Tujuan sholat itu ialah dzikirullah(SADAR ALLAH). Menghadap nya sang hamba kepada sang pencipta atau menemui ALLAH. Dan agama lain pun sama, yang namanya sembahyang, ya menghadap Tuhan.

حَافِظُوْا عَلَى الصَّلَوٰتِ وَالصَّلٰوةِ الْوُسْطٰى ۙ  وَقُوْمُوْا لِلّٰهِ  قٰنِتِيْنَ
Peliharalah semua salat dan salat wusta. Dan laksanakanlah (salat) karena Allah dengan khusyuk.
[QS. Al-Baqarah: Ayat 238]

وَاسْتَعِيْنُوْا بِالصَّبْرِ وَالصَّلٰوةِ  ؕ  وَاِنَّهَا لَكَبِيْرَةٌ اِلَّا عَلَى الْخٰشِعِيْنَ ۙ
Dan mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan salat. Dan (salat) itu sungguh berat kecuali bagi orang-orang yang khusyuk,
[QS. Al-Baqarah: Ayat 45]

الَّذِيْنَ يَظُنُّوْنَ  اَنَّهُمْ مُّلٰقُوْا رَبِّهِمْ وَاَنَّهُمْ اِلَيْهِ رٰجِعُوْنَ
(yaitu) mereka yang yakin bahwa mereka akan menemui Tuhannya dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya.
[QS. Al-Baqarah: Ayat 46]

Jadi sangat jelas.. di wajib kan kita sholat itu harus khusyu'. Seperti apa khusyu' itu? Kan jelas ayat di atas, "mereka yang yakin akan menemui akan tuhan nya". Jadi khusuk itu ya IHSAN( SADAR ALLAH), dalam sholat harus mencapai IHSAN. Sehingga kita bertemu pada siapa yang di sembah(ALLAH).

mengapa sholat itu bisa mencegah perbuatan keji dan mungkar? Karna IHSAN(SADAR ALLAH). Semua perbuatan keji dan mungkar jadi terhindari karna kita SADAR, sedang di saksikan ALLAH. kita SADAR, ALLAH melihat perbuatan kita. Jadi takut berbuat dosa.

Berapa banyak yang sholat nya rajin, tetapi perbuatan keji dan mungkar rajin juga? Karna bertemu ALLAH nya hanya di saat sholat saja, di luar sholat tiada IHSAN. Atau dalam sholat pun tiada khusyu' bagaimana menjadi IHSAN?.

اِنَّنِيْۤ اَنَاۡ اللّٰهُ لَاۤ

اُتْلُ مَاۤ اُوْحِيَ اِلَيْكَ مِنَ الْكِتٰبِ وَاَقِمِ الصَّلٰوةَ     ؕ   اِنَّ الصَّلٰوةَ تَنْهٰى عَنِ الْفَحْشَآءِ وَالْمُنْكَرِ  ؕ  وَلَذِكْرُ اللّٰهِ اَكْبَرُ    ؕ   وَاللّٰهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُوْنَ
Bacalah Kitab (Al-Qur'an) yang telah diwahyukan kepadamu (Muhammad) dan laksanakanlah salat. Sesungguhnya salat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar. Dan (ketahuilah) mengingat Allah itu lebih besar (keutamaannya dari ibadah yang lain). Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.
[QS. Al-'Ankabut: Ayat 45]

Makna dzikir itu bukan ingat, tetapi SADAR. Jadi sangat penting nya SADAR ALLAH dalam setiap perbuatan/ ibadah kita, bukan hanya di sholat saja. Karna tujuan sholat itu IHSAN/SADAR ALLAH, bertemu ALLAH. Jangan seperti orang munafik yang beribadah tiada kesadaran kepada ALLAH. ALLAH mengetahui yang kita kerjakan.

اِنَّ الْمُنٰفِقِيْنَ يُخٰدِعُوْنَ اللّٰهَ وَهُوَ خَادِعُهُمْ  ۚ  وَاِذَا قَامُوْۤا اِلَى الصَّلٰوةِ قَامُوْا كُسَالٰى  ۙ  يُرَآءُوْنَ النَّاسَ وَلَا يَذْكُرُوْنَ اللّٰهَ اِلَّا قَلِيْلًا    ۖ   ۙ
Sesungguhnya orang munafik itu hendak menipu Allah, tetapi Allah-lah yang menipu mereka. Apabila mereka berdiri untuk salat, mereka lakukan dengan malas. Mereka bermaksud riya (ingin dipuji) di hadapan manusia. Dan mereka tidak mengingat Allah kecuali sedikit sekali.
[QS. An-Nisa': Ayat 142]

Makanya dzikrullah(SADAR ALLAH) itu lebih utama dari ibadah lain nya. Dalam sholat atau pun di luar sholat harus terus berdzikir, harus selalu SADAR ALLAH.

makna berdzikir yang sebenar nya itu ialah SADAR ALLAH. Jadi bukan duduk/semedi berjam-jam lamanya, sehingga tidak perlu lagi sholat. Kan sudah SADAR ALLAH, ngapain sholat? Itu stress namanya, tidak memahami perintah ALLAH dalam Al quran.

SADARI LAH ALLAH dalam kehidupan ini, dalam diam, dalam gerak, duduk, berdiri,berbaring. Sebanyak-banyak nya.

Begitu pula dzikir nafas.. bukan hanya di saat duduk timpuh saja SADAR ALLAH, di luar itu kesadaran terlepas.

Berdzikir menyebut nama ALLAH berulang-ulang itu adalah menyambung kesadaran, jika telah terbiasa ya tiada sebutan lagi. Hanya SADAR ALLAH saja tiada putus. Memanggil-memanggil nama ALLAH itu agar mendekat, agar tersambung. Jika telah tersambung, telah dekat.. ngapain lagi di panggil-panggil? Ya di sadari saja ALLAH bersama kita.. IHSAN.

Semoga menjadi renungan kita bersama.. ibadah tanpa SADAR ALLAH, sama saja orang munafik.
Menjalani hidup tanpa SADAR ALLAH, bagaimana kan TAKWA? Tiada menyadari segala perbuatan di saksikan ALLAH.?

perbaiki lah diri ini.. senantiasa lah berdzikir(SADAR ALLAH) dalam setiap diam dan gerak diri ini.. karna dalam setiap amalan harus ada SADAR ALLAH(berdzikir)..



Tidak ada komentar:

Posting Komentar