Sabtu, 23 April 2016

CITA-CITA

kita selalu berangan dan berharap tercapai nya suatu asa yang sesuai dengan apa yang di kehendaki diri. Dan itu lah kita anggap sebuah cita-cita..

Dan segala cita-cita itu selalulah dari kehendak diri..

Tetapi, pernah kah kita berfikir, bercita-cita, berharap dan berangan ingin menjadi sesuatu yang di kehendaki ALLAH?

bila cita-cita terkabul bukan berarti diri bahagia..Karna segala harapan itu bukan lah yang terbaik.

ALLAH kabul kan kehendak diri, tetapi belum tentu itu yang terbaik. Belum tentu kita bahagia..

Hamba yang berserah diri, ialah hamba yang tiada lagi berkehendak. Ia hanya mengikuti saja apa yang di kehendaki ALLAH.

Karna semakin lama ia semakin paham, apa yang di kehendaki ALLAH pada diri nya.

Jika di tanya tentang cita-cita..
Dia hanya menjawab, "cita-cita ku ialah, aku berharap aku bisa menjadi seperti apa yang ALLAH inginkan terhadap diri ku"..

Bukan lagi berharap dengan kehendak dirinya, karna kehendak ALLAH pasti lah yang terbaik pada diri, pasti yang membuat diri bahagia.

Hidupku, mati ku, ibadah ku hanya untuk ALLAH. itulah cita-cita yang hakiki..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar