Senin, 23 Mei 2016

MEMINTA

Terkadang aku malu.. dengan anak ku sendiri, yang masih balita. ketika meminta sesuatu ia akan memelas hingga menangis terisak.

Anak kecil itu, ketika meminta sesuatu ia bersungguh-sungguh, berharap cemas. Jika belum di beri tangisan nya pun tidak kan berhenti. Dan ia terus-menerus mengulang-ulang permintaan nya, sampai lah di beri.

Sedangkan kita..
Meminta pun hanya sekali, Tiada penuh harap dalam meminta kepada Allah. Setelah meminta pun tiada rasa yakin doa itu akan di kabulkan.

Lisan meminta.. Tetapi hati ini pun tiada tersambung kesadaran kepada siapa kita meminta.

Pantas lah doa kita jarang terkabul. Sedangkan kita lalai dalam meminta..

Bukan tangisan yang Allah minta..
Bukan air mata yang Allah minta..

Allah hanya menginginkan..
Adakah kesadaran ini tersambung kepada Allah, di saat kita meminta..?
Adakah kita bersungguh-sungguh penuh harap dalam meminta?

Di kala susah dan senang pasti berbeda rasa, ketika meminta.
Dikala susah, pasti rasa butuh Allah itu sangat kuat. Sudah buntu, tidak tahu lagi jalan keluar, baru lah kita mengadu penuh harap kepada Allah.

Alhamdulillah ya Allah..
Engkau mengajarkan ku cara meminta yang benar melalui anak ku..

Ampunkanlah segala dosa kami yang lalai dalam doa..
Ampunkanlah segala dosa kami yang tiada rasa butuh dalam meminta..

Ampunkan lah kelalaian kami ya Allah.. Aamiin..




Tidak ada komentar:

Posting Komentar