Sabtu, 30 Januari 2016

Bedanya dzikir di lisan dan dzikir di dalam hati/qalbu..

Orang yg berdzikir di lisan belum tentu hati nya ingat atau menyadari ALLAH. Ada orang yg berdzikir ratusan bahkan ribuan kali hanya sebatas di lidah/lisan. Sudah Capek,tapi tiada faedah dlm kehidupan sehari-hari masih saja melakukan maksiat,masih berbuat dosa,syirik dan dengan gampang lidah itu mengucapkan hal yg tercela.

Mengapa demikian..? Karna di hati nya tidak hadir apa yg di dawamkan dalam dzikir itu (jasad nya belum berdzikir)!
Berbeda dzikir yg di dalam hati/qalbu.. Kesadaran jiwa nya benar2 menghadirkan apa yg di dawam kan hati dan lisan,yaitu.. menyadari ALLAH.

Mengapa ada orang yg tidak merasa bersalah melakukan dosa dan hal yg tidak baik? Karna sang AKU(yang di dalam diri) belum punya peranan atau mengontrol sang diri/jasad. Di saat kita melakukan dosa,apabila ada rasa penyesalan di hati/qalbu itulah tanda bahwa sang AKU(yg di dalam diri) tidak menerima apa yg di lakukan jasad karna terjerumus hawa nafsu yg tidak baik..!

Kalau benar hati nya berdzikir kepada ALLAH,maka prilaku jasad juga berdzikir(menyadari ALLAH). Akan tercermin di kehidupan sehari-hari..

Bagaimana kah jasad yg berdzikir..?
Jasad akan menolak semua keinginan nafsu yg menjerumuskan ke arah yg tidak baik atau dosa..jasad hanya mau berbuat yg baik2 saja! Karna semua kehendak jasad di kontrol oleh jiwa yg SADAR ALLAH..

Mari benahi dzikir kita.. Sudahkah jasad kita ikut berdzikir..?

Amalkanlah dzikir nafas,yaitu dzikir yg di dalam qalbu yg penuh kesadaran akan ALLAH..sehingga jasad mu pun ikut berdzikir..!

HUU..ALLAH..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar