Kamis, 13 April 2017

BERGURU KEPADA ALLAH

BERGURU KEPADA ALLAH

Ada yang bertanya, "Apakah aman belajar ilmu ketuhanan tanpa guru..?"

Menurut saya Aman. Asalkan niat kita benar-benar ingin mendekatkan diri kepada Allah. Bukan cari ini-itu.. apalagi cari kesaktian.

Jadi semua itu sesuai permintaan atau niat. Jika masih belum lurus niat nya, maka Allah akan menunjukkan jalan yang sesat.. dan juga guru yang menyesatkan.

Jadi step by step nya ialah,
1. Niat yang lurus..
2. Allah berikan guru manusia..
3. Allah menjadi guru dalam kehidupan..

Tidak seorang pun yang berilmu di muka bumi ini yang tiada guru manusia. Jika ada, mungkin seseorang itu saja yang tidak mau mengakui guru nya.

Ketika niat kita lurus, maka Allah akan menunjukkan guru manusia yang lurus pula. Melalui guru manusia itulah kita di tunjukkan cara mendekatkan diri kepada Allah. Setelah sudah tahu cara nya atau jalan nya, ya kita berjalan sendiri.. jangan lagi bergantung pada guru manusia.

Setelah berjalan sendiri dan bergantung sepenuh nya kepada Allah, maka Allah lah yang menjadi guru sejati dalam kehidupan kita. Yang tidak tahu akan menjadi tahu.

Mungkin banyak yang tidak percaya, "masa' sih kita bisa berguru kepada Allah?"
Jika tidak percaya mari renungkan, mengapa ada murid yang lebih hebat dan lebih berilmu daripada guru nya sendiri? Siapa yang mengajarkan itu..? Dan banyak ulama-ulama terdahulu lebih berilmu daripada guru nya sendiri. Sangat jelas lah Allah lah yang mengajarkan.

Jadi, awali dengan niat yang lurus. Setelah lurus, Allah akan berikan guru yang lurus pula. Setelah mendapatkan guru manusia jangan berhenti di situ. Jangan pula guru manusia itu yang di dewa-dewakan. Sama saja menyembah berhala jika begitu. Tetap lah lurus kepada Allah, maka Allah sendiri lah yang akan mengajarkan dalam kehidupan kita..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar