Minggu, 16 April 2017

AHLI DZIKIR

AHLI DZIKIR

Allah SWT berfirman:

وَمَاۤ اَرْسَلْنَا مِنْ قَبْلِكَ اِلَّا رِجَالًا نُّوْحِيْۤ اِلَيْهِمْ فَسْــئَلُوْۤا اَهْلَ الذِّكْرِ اِنْ كُنْتُمْ لَا تَعْلَمُوْنَ
"Dan Kami tidak mengutus sebelum engkau (Muhammad), melainkan orang laki-laki yang Kami beri wahyu kepada mereka; maka bertanyalah kepada Ahli Dzikir jika kamu tidak mengetahui,"
(QS. An-Nahl 16: Ayat 43)

mengapa kita di suruh bertanya kepada Ahli Dzikir.. bukan kepada Ahli Agama? Karna banyak Ahli agama yang berilmu, tetapi belum mengalami. Sehingga ilmu nya itu bukan dari pengalaman rohani nya.

Ayat selanjutnya, Allah SWT berfirman:

بِالْبَيِّنٰتِ وَالزُّبُرِ ۗ  وَاَنْزَلْنَاۤ اِلَيْكَ  الذِّكْرَ لِتُبَيِّنَ لِلنَّاسِ مَا نُزِّلَ اِلَيْهِمْ وَلَعَلَّهُمْ يَتَفَكَّرُوْنَ
"(mereka Kami utus) dengan membawa keterangan-keterangan dan kitab-kitab. Dan Kami turunkan Ad-Zikr (Al-Qur'an) kepadamu, agar engkau menerangkan kepada manusia apa yang telah diturunkan kepada mereka dan agar mereka memikirkan."
(QS. An-Nahl 16: Ayat 44)

Seorang Ahli dzikir itu di beri wahyu/ilham oleh Allah.. dan setiap pesan yang ia sampaikan ialah benar-benar keterangan dari Allah.

Mengapa ulama-ulama terdahulu, selalu mempunyai kitab/Buku karya tulisan nya sendiri?  Itulah sesungguhnya Ahli Dzikir yang sebenar.. itulah ulama yang sebenar..

kitab-kitab yang ia tulis, bukan karna mendengar atau mengikuti orang lain.. melainkan murni dari Allah yang memberi pengajaran kepada nya. Itulah keterangan-keterangan dari Allah. Dari pengalaman laku spiritual nya dalam mendekatkan diri kepada Allah.

Dan setiap mengajaran yang ia sampaikan tidak pernah menyimpang dari Al-quran. Karna, Al quran itu telah ada pada diri nya sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar