Kamis, 25 Februari 2016

SANG JIWA

Jiwa yang bebas itu laksana burung, merdeka, bebas.. terbang kemana suka.

Aku diam.. ia terus berbicara..
Aku di sini.. ia kemana-mana..

Ia bisa mengunjungi dan berbicara dengan jiwa-jiwa yang lain nya.

Tak terikat lagi ruang dan waktu,
Melesat secepat kilat.. menembus alam dimensi.

Sebelum aku mengetahui.. ia dahulu yang mendengar kabar, karna ia selalu berbicara dengan ALLAH..

Ia di dalam.. menyaksikan aku yang di luar. Tidak terpengaruh lagi oleh keadaan di luar. Ia biarkan saja aku yang di luar mengalami segala masalah dan ujian, tetapi ia tetap tenang dalam kedamaian.

Aku pun terhibur, aku pun menjadi sabar.. karna ia selalu menasehati ku.

Terkadang di dalam diri ini aku pun saling berantem satu sama lain..
-terkadang nafsu selalu mengajak berbuat keburukan..
-terkadang EGO, menjadikan ku seperti iblis dan lupa diri..
Terkadang pikiran pun selalu membuat keraguan dan takut melangkah..
Yang mana yang harus ku ikuti..?

Aku bersyukur ada sang jiwa..
Karna ia yang lebih dekat kepada ALLAH, ia yang selalu mendengar kabar dan mengetahui salah dan benar.

Pelan-pelan aku pun semakin patuh kepada ALLAH.. karna selalu di bimbing oleh jiwa, jiwa yang SADAR ALLAH..

Yaa ALLAH.. hidupkan/sadarkan lah sang jiwa terus menerus.. karna tanpa jiwa yang SADAR, sungguh sulit aku bertakwa..

Tanpa jiwa yang SADAR, aku hanyalah bangkai yang berjalan..

Hidup kan jiwa ini terus menerus, agar ia selalu menuntun ku kepada mu yaa ALLAH.. Aamiin..



 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar