Rabu, 10 Mei 2017

HARUS BANYAK SABAR..!!!

HARUS BANYAK SABAR..!!!

Dalam belajar Ilmu ketuhanan itu harus banyak sabar. Orang yang telah terbuka tabir Rohani nya, akan bisa melihat hati seseorang. Tiada yang bisa di bohongi. karna semua kan tampak jelas.

ia kan tahu.. mana yang benar-benar ingin belajar, dan mana yang hanya sekedar bertanya saja tanpa mau mengamalkan. Jadi wajar saja jika seorang guru akan pilih-pilih dalam menyampaikan ilmu-ilmu nya. 

Mungkin kita semua pernahkan menontonkan film-film kungfu shaolin di televisi? ketika seorang murid ingin meminta belajar kungfu, pasti di suruh mengangkat air dahulu. berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan memikul air dari sungai ke kuil. 

Memang awal nya si murid ini mengeluh, "kapan belajar kungfu nya jika mengangkat air terus?" padahal mengangkat air itu adalah sudah bentuk latihan dasar belajar kungfu. Si guru ingin melihat, seberapa gigih kah si murid ini mau belajar? ia bersabar atau tidak? Jika bersabar dan gigih, pastilah kungfu itu akan di ajarkan.

Begitu pula dalam belajar ilmu ketuhanan. jika banyak bertanya saja tanpa mau mengamalkan, bagaimana mungkin ilmu itu kan di berikan? dan cara guru atau trainer yang membimbing itu beda-beda cara nya. ada yang sabar dan ada pula yang sedikit gaya preman. Jangan marah jika pertanyaan-pertanyaan mu tidak di jawab. karna ia mengetahui niat mu bukan belajar.

jadi ya harus banyak sabar..!!! 

ilmu itu mahal harga nya, percuma saja di berikan jika tidak mau mengamalkan. Buat apa buang-buang waktu, buang-buang tenaga. mendingan di berikan pada yang benar-benar membutuhkan. 

jadi, tanya lah pada diri mu sendiri, sudahkan diri mu benar-benar sabar? sudahkah diri benar-benar mau belajar? jika belum siap, tak akan lah di berikan ilmu itu..

Ilmu itu mahal.. bukan karna di beli dengan uang, tetapi dengan kegigihan mu mau belajar..

Selasa, 09 Mei 2017

YANG PENTING PAHAM MAKNA NYA

YANG PENTING PAHAM MAKNA NYA

Ketika adik saya menonton video-video youtube saya, maka dia pun berkomentar, "Bang semua video-video abang yang di youtube itu saya lihat koq tidak ada sih, abang membacakan ayat-ayat Al quran yang bahasa arab nya? hanya terjemahan bahasa indonesia saja yang abang bacakan. Ustad tidak jelas nih..! masa' ceramah nya setengah-setengah? hehe.. si iwan pun tertawa terbahak-bahak mengejek saja.

Saya pun jadi geli, mendengar komentar si iwan. suasana pun jadi pecah karna tawa kami..

"itu pertanda abang mu ini bukan ustad wan, kalau ustad itu pasti hafal Al-quran. tetapi menurut abang itulah cara efektif wan untuk mempelajari Al-quran. kamu baca saja terjemahan nya. setelah memahami makna yang terdalam, lalu kamu amalkan dalam kehidupan ini. Begitulah cara abang belajar selama ini"

Si iwan pun ketawa nya semakin besar, " Ah, benar-benar tak jelas abang nih! haha.."

"mari kita bandingkan wan, mana yang lebih baik.. orang yang banyak hafal ayat-ayat Al quran tetapi tidak paham makna nya dan orang yang tidak hafal tetapi paham makna nya?"

"Contoh nya saja, Bismillahirahmanirrahim..( “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang”) Mungkin kita semua hafal, setiap hari kita sebutkan Bismillah! tetapi ketika diri ini di uji, di beri masalah dalam hidup, hilang lah makna Bismillah itu. yang ada diri ini berontak, " Mengapa Hidup ku selalu susah? mengapa Tuhan tak adil, mengapa yang lain bahagia.. aku koq tidak bisa seperti yang lain nya? Tiada kita Sadari Bahwa Allah itu maha pemurah dan Penyayang."

"Berarti Bismillah yang di hafal dan di sebutkan itu hanya lah bacaan tanpa makna. hafal, tetapi tidak memahami. Menurut abang wan, Lebih baik kita pahami Allah yang pemurah dan penyayang itu dengan penuh kesadaran. yakini dan Sadari Allah itu pemurah, jika saat ini di beri miskin.. bukan berarti Allah pelit. jika di saat ini di beri sulit, bukan berarti Allah tidak sayang. tetapi ada rahasia di sebalik itu semua. Dan ketika engkau memahami dan menyadari itu, berarti engkau telah memahami Bismillah yang seutuh nya wan!"

"Jika baru Bismillahirahmanirrahim saja engkau tak paham makna nya wan, sia-sia lah engkau hafal-hafal Al quran itu. tiada bermakna dalam kehidupan mu!"

Renung-renungkan lah wan perkataan Ustad yang tidak jelas ini! hehe..

Minggu, 07 Mei 2017

PAKAI LAH PECI

PAKAI LAH PECI

Ketika saya berkunjung ke rumah paman saya, terjadi lah diskusi yang menarik. Paman pun berkata, "Andy kan selalu menulis tentang agama.. mengapa Andy tak pakai peci? Pakai lah peci Andy..!"

Dengan tersenyum malu saya pun terdiam sejenak. "Berat paman.. berat..! Saya memakai peci itu hanya ketika sholat, itu pun agar rambut ini tidak menutupi kening ketika sujud di dalam sholat. Di luar sholat apakah makna peci itu sebenarnya?"

"Jika bicara agama hanya untuk orang yang berpeci saja, lantas apakah orang yang tidak berpeci itu tidak layak bicara agama, tidak boleh menuliskan tentang agama?"

Paman pun menjadi terdiam. "Tetapi ya di sesuaikan lah Ndy, jika bicara mu agama.. penampilan mu juga harus lebih agamis!"

Dalam hati saya sebenarnya tertawa mendengar kesimpulan paman. "Peci itu menurut saya ialah suatu kehormatan paman.. dan saya belum pantas memakai kehormatan itu. Jika saya sehari-hari memakai peci, agar kelihatan Alim, agar kelihatan agamis.. berarti saya telah terjajah oleh agama."

"Ingat hadist Nabi paman, Allah itu tak melihat wujud rupa kita. Tetapi yang Allah lihat itu ialah isi hati kita. Jadi, saya lebih ingin membersihkan hati daripada menghiasi rupa ini. Saya bukan ustad, saya bukan Ahli agama, ngapain pula saya berpenampilan agamis?"

"Biar paman tahu saja, bisa jadi.. orang banyak mendengar kan kata-kata orang berpeci itu karna di anggap telah Alim, telah suci, karna di anggap Ahli ibadah. Tetapi tidak sedikit yang tertipu oleh topeng-topeng yang berpenampilan agamis."

"Tetapi yang saya mahu paman, orang mendengar kan kata-kata saya bukan karna saya berpeci, bukan karna Ahli ibadah, atau karna saya telah suci. Ketika mereka mendengarkan apa yang terucap dan tertulis dari yang bukan siapa-siapa ini. Itulah kebenaran yang mutlak, tak bisa di bantah lagi. Itulah kebenaran dari Allah. Berarti yang mereka melihat ucapan Allah, bukan ucapan saya. Siapa lah saya sehingga mereka mendengarkan?"

"Sekarang saya kembali bertanya kepada paman.. apa makna paman memakai peci itu?"

Percakapan itu pun terputus, dan paman mengalihkan pada percakapan yang lain nya...

Sabtu, 06 Mei 2017

DI BUAT CAPEK

DI BUAT CAPEK

Jika seorang Bos melihat anak buah nya kerja dengan babak belur. Capek, letih, sampai habis-habisan terkuras tenaga dan pikiran nya. Pasti si Bos ini kan berkata di dalam hati nya, "Sabar anak buah ku, selesaikan lah tugas-tugas mu sampai kelar. setelah selesai, nanti akan ada bonus dari ku!"

Dan si Bos ini pun terus memperhatikan anak buah nya yang bekerja. walau pekerjaan itu berat, tetapi si Anak buah ini benar-benar ridho melakukan tugas-tugas nya. ia tak perduli lagi diri nya letih atau lelah, yang dia pikirkan yang penting menjalankan Amanah. yang terpenting tugas yang di emban nya benar-benar selesai.

Begitu pula lah dengan Allah..
Allah itu maha rahman lagi maha rahim. jika hidup kita selalu di buat capek, menderita, penuh ketakutan dan menitiskan air mata. bahkan mungkin kita selalu menangis tanpa air mata. karna air mata itu telah kering tak berair lagi. tetapi kita ridho akan semua itu.. Pasti lah kan banyak Bonus dari Allah.

Jika Allah benar-benar menyayangi hamba-hamba nya, mengapa hidup si hamba selalu di buat capek dan menderita? 

Sesungguhnya itulah kasih sayang Allah. Allah selalu mendidik hamba-hamba nya agar merasa lemah dan berserah. Jadi wajar saja, kehidupan para Nabi dan orang-orang beriman terdahulu itu selalu pahit. tetapi merka Ridho, mereka bahagia. karna itulah cara Allah mendidik hamba nya  agar tak terlalu mencintai dunia.

Sekarang mari kita bertanya kepada diri, bagaimana kah diri ini, ridho kah kita menjalankan Amanah Allah walau selalu di buat capek?

jangan kita pikirkan capek nya, jangan pikirkan masalah atau penderitaan hidup ini. tetapi pikirkan saja.. kelak, pasti ada bonus dari Allah. Ridho lah saja.. terimalah saja dengan penuh kerelaan. karna Allah itu, maha sayang lagi maha kasih..

DIA sedang menatap kita saat ini, DIA sedang melihat segala isi hati, terima lah saja, nama nya juga hamba! Bisa apa kita, jika Allah telah berkehendak akan sesuatu? Bonus itu kan datang sendiri tanpa di pinta.. yang penting amanah lah saja dengan penuh keridhoaan.


Rabu, 03 Mei 2017

REZEKI

REZEKI

Di kejar-kejar.. ia berlari..
ketika di abaikan.. datang sendiri..
itulah lah Rezeki..!

Ada yang maha mengatur..
Ada yang maha berkehendak..
Memang lah kita ini tak kuasa merangkul rezeki, karna ia bagaikan angin. bisa di rasa tapi tak bisa di pegang.

Allah berkata di al quran,
"Apabila telah di tunaikan Sholat, carilah karunia Allah dan ingatlah(sadari) Allah banyak-banyak agar kamu beruntung." (QS. Al- Jumu'ah : 10)

Yang di suruh cari oleh Allah itu ialah "Karunia", bukan rezeki. karunia ialah segala sesuatu yang telah di berikan atau di ciptakan Allah. dan kita diingatkan untuk selalu menyadari Allah banyak-banyak agar kita beruntung. dan ini sangat banyak yang terjatuh terpeleset ketika kita tidak Sadar Allah.

Berapa banyak orang yang mencari karunia Allah tetapi akhirnya celaka, karna tiada sadar Allah. Sekolah tinggi-tinggi, akhirnya berusaha jadi pejabat. Setelah mendapatkan jabatan dan kedudukan tinggi(karunia), eh, malah korupsi! apakah itu yang nama nya rezeki? itu bukan rezeki.

Rezeki ialah suatu pemeberian Allah yang mutlak. bukan karna kita cari atau karna usaha diri. rezeki adalah suatu pemberian Allah yang di ridhoi..

Jika ada orang yang mencuri, menipu, korupsi, dan kaya raya dan banyak harta nya itu bukan rezeki? bukan! itu bukan rezeki. itu hanya lah orang-orang yang mencari karunia tanpa mengingat/menyadari Allah.

Rezeki halal, tiada rezeki itu yang haram. karna rezeki ialah, pemberian yang Allah Ridhoi. tidak bisa di cari, tidak bisa di  tunda, tidak bisa di halangi. apabila Allah telah menentukan rezeki itu, akan datang sendiri. apabila Allah sempitkan rezeki itu, tiada yang mampu untuk melapangkan nya.

Jadi tugas kita, hanyalah mencari karunia. cari lah karunia yang Allah ridhoi.. maka, rezeki itu akan datang sendiri.