Senin, 04 Desember 2017

EGO BERSPIRITUAL

EGO BERSPIRITUAL

ketika diri semakin dalam menjalani Spiritual, maka kenikmatan rohani itu benar-benar kita rasakan. Nikmat nya sungguh luar biasa..!

Di sini banyak yang terlena hingga mabuk ketuhanan..
Banyak yang lupa diri hingga meninggalkan urusan duniawi. jika kita tidak cepat-cepat sadar, pasti lah semakin jauh dari syariat yang di tentukan.

Lupa.. bahwa ada amanah Allah yang harus kita jalankan. urusan duniawi dan akhirat jadi tak seimbang.. itu lah ego dalam berspiritual.

Mengapa semakin menjalani spiritual koq semakin lupa dari tanggung jawab kehidupan? karna kita terlena oleh kenikmatan nya.

semua ini pasti di alami oleh setiap salik/pejalan. ketika rohani nya aktif, dan bisa mencicipi dunia keilahian.. pastilah membuat nya mabuk kepayang. tiada lagi yang ia takutkan di dunia ini, bahkan ada orang yang siap mati! " Aku lebih mencintai kematian daripada kehidupan dunia yang fana ini."

Bagi anda-anda yang sedang mabuk saat ini, cepat-cepat lah sadar..! sadari, kita hidup di dunia.. bukan di alam fatamorgana..

jangan ego semakin menebal sehingga lupa diri. karna tujuan hidup adalah menjalan kan amanah-amanah Allah. bukan berkhayal di alam ketuhanan.

cepat-cepat lah sadar, bangun lah dari mimpi mu itu..!

Minggu, 03 Desember 2017

PISAHKAN SAJA KESADARAN KITA

PISAHKAN SAJA KESADARAN KITA

"Maaf bang Andy, kalau sudah bisa memisahkan jasad dengan kesadaran jiwa, apakah rasa sakit bisa juga di pisahkan Bang..?" 🙏

Jawab,
Bisa.. di coba saja pak.

saya pernah baca sebuah kisah sahabat nabi. yang terkena anak panah ketika perang badar. ketika anak panah itu hendak di cabut beliau selalu meringis kesakitan. tak sanggup menahan rasa sakit.

akhirnya ia menyuruh sahabat yang lain untuk mencabut anak panah itu ketika ia sedang sholat. mengapa di saat sedang sholat?

karna di saat ia sholat ia benar-benar khuyuk. kesadaran nya hanya kepada Allah. sehingga di cabutlah anak panah itu dan beliau tidak merasakan kesakitan. karna kesadaran nya telah berpisah, bukan lagi di jasad.. tetapi telah masuk pada kesadaran jiwa nya.

Begitu juga ketika kita sakit, contoh nya sakit kepala.. coba di pisahkan saja kesadaran kita.. pasti hilang sakit nya.. saya sering mencoba ketika sakit kepala dan sakit gigi. memang tiada lagi rasa sakit..

Sabtu, 02 Desember 2017

JANGAN SALAH MEMANDANG

Ujian Allah

JANGAN SALAH MEMANDANG

"Semakin saya berDzikir Nafas, koq selalu banyak ujian ya bang?, padahal saya belum tau berDzikir Nafas yang sebenarnya."

Jawab,
Apa makna/arti "ujian Allah" dalam pandangan anda..? 
Pasti sangat banyak orang yang mengartikan ujian Allah itu ialah, suatu masalah, musibah, kesialan, malapetaka, dan sesuatu yang tidak enak atau tidak di inginkan.

Jika pola pikir dan prasangka anda seperti itu, ya wajar saja anda akan sangat menderita ketika ujian datang melanda. Itu adalah sesuatu yang sangat anda benci. Pasti anda sangat menghindari nya.

Di situ lah letak kesalahan kita yaitu salah memandang dan mengartikan suatu ketetapan Allah. Ketika anda merasa di uji, pasti anda akan merasa sedang dapat masalah. Karna yang kita lihat hanyalah masalah nya saja..!

Sekarang rubah lah, Jangan melihat masalah nya.. tetapi lihat lah segala hikmah. Karna Allah berkata, 

"Maka sesungguhnya beserta kesulitan ada kemudahan, sesungguhnya beserta kesulitan ada kemudahan."
(QS. Al-Insyirah 94: Ayat 5-6)

lihat lah ayat itu, dua kali Allah memberi penegasan. Beserta ( bersama ) kesulitan ada kemudahan. Di sebagian terjemahan sering kita jumpai bahawa "setelah kesulitan ada kemudahan". Ini sudah salah terjemahan. Pasti kita jadi susah jika begitu, koq masalah terus.. senang nya kapan..? Hehe..

Padahal makna beserta itu ya bersamaan, bukan nanti. Di suatu sisi ada kesulitan, tetapi bersamaan dengan kemudahan nya, pasti ada hikmah.

Nah, cuma kita nya saja.. asyik memandang/melihat kesulitan nya saja.. kemudahan atau hikmah nya mengapa tidak kita pandang/lihat?

Ini contoh, "Saya di beri penyakit oleh Allah bang, itu kesulitan nya.. lantas kemudahan/hikmah nya apa bang?"

Ya anda sendiri lah yang tahu.. karna anda lah yang paling mengenal diri anda. Saya mana tahu. Belajar lah membaca hikmah nya.. pasti ada hikmah nya! Itu janji Allah koq, mana mungkin Allah bohong..?

Mengapa orang-orang yang merasa di uji itu pasti selalu susah, galau, sedih, bahkan ada yang rasa nya mati saja..? Karna yang ia lihat hanya masalah dan masalah, ia tak dapat membaca kemudahan/hikmah yang Allah berikan.

Kalau kita melihat sejarah dan kisah para Nabi dan orang-orang beriman terdahulu.. kurang apa ujian mereka?, bahkan lebih hebat lagi daripada ujian kita. Tetapi mengapa mereka bisa tenang, tak menderita, tiada merasa tersiksa..?

Karna yang mereka pandang itu bukan masalah nya, tetapi kemudahan/hikmah nya.. sehingga mereka menjadi tegar dan bisa menerima segala ketetapan Allah, walaupun itu pahit.

Jadi, jangan dzikir nafas nya anda salahkan.. tetapi sudut pandang anda itu yang salah. Memang benar, dzikir nafas ini bukan amalan main-main.. siap-siap saja di uji. 

Saya sendiri sudah rasa koq, jika saya tidak kuat keimanan mungkin saja saya ini sudah gila, mengapa bisa begitu..? ya karna dahulu saya salah memandang. Saya tidak melihat hikmah nya.

Dari awal mengamalkan dzikir nafas sampai sekarang ujian Allah datang bertubi-tubi. Lama-lama ya tahan banting juga, ya jadi terbiasa. Dan sekarang mengapa saya kuat menghadapi itu semua, karna yang saya pandang ialah kemudahan/dan hikmah nya. Sehingga tiada lagi merasa menderita.. 

Jadi, jangan melihat masalah, tetapi lihat lah segala hikmah Nya..

JUAL EBOOK SPIRITUAL..

JUAL EBOOK SPIRITUAL..

Bagi teman-teman yang ingin belajar Dzikir Nafas dan menjalani keberihsanan ( Sadar Allah ) dalam kehidupan ini.. saya rekomendasikan miliki lah dua Ebook ini.

Dua Ebook tersebut ialah pengalaman hidup yang selalu saya tuliskan setiap hari nya. Yang mengalami baru lah kan mengerti dan mengetahui.

Semoga bisa menambah wawasan dan menambah keyakinan kepada Allah. Dan segala yang tertulis bukan hanya sekedar di baca, tetapi bisa di contoh dalam kehidupan kita.

===========================================


Judul       : SADAR ALLAH DENGAN DZIKIR NAFAS ( Sebuah Perjalanan Jiwa )
Penulis     : Andy Firmansyah
File          : Pdf ( Ebook )
Penerbit   : Pandiva Buku
ISBN       : 9786027374867
Halaman   : 340 Hal
Terbit       : 2016
Harga       : Rp 50.000

Tentang Buku:
Apakah Anda Seorang Pecinta Spiritual? Jika Iya, Buku ini Wajib Anda miliki!

Sejati nya hidup itu ialah Menghamba kepada Allah SWT. Selama ini kita selalu beribadah dengan ibadah yang Umum (Syariat), tetapi sering kali ibadah itu tiada membekas dalam kehidupan kita. Rajin Sholat dan Dzikir tetapi di waktu yang bersamaan tiada dapat mencegah perbuatan keji dan mungkar. adakah yang salah dengan ibadah kita?

Itu karna kita belum memahami makna Hidup Berihsan (Sadar Allah). Dan di buku ini ialah tertulis segala pengalaman Si Pejalan (Salik) dalam mengenali Jati diri nya. Dengan sebuah Metode Dzikir Nafas kita akan Mencapai keihsanan, yaitu hidup penuh kesadaran kepada Allah. Sehingga segala ibadah Syariat itu mencapai kepada Hakikat yang sebenarnya.

Agar bisa menambah pengetahuan dan mencapai hidup berkesadaran kepada Allah. kami sangat merekomendasikan Anda untuk memiliki buku "Sadar Allah dengan Dzikir Nafas"

Buku ini berisi pengalaman kisah nyata si penulis, yang menuliskan segala pengalaman-pengalaman hidup setelah mengamalkan Dzikir Nafas . Buku ini di harap kan tidak hanya sekedar di baca, dan pembeli pun tertarik untuk mempelajari Dzikir Nafas. dan kami akan siap membantu berbagi ilmu dan membimbing siapa saja yang berminat untuk belajar. karna kami telah banyak merasakan manfaat nya dan memang seharusnya ilmu Dzikir Nafas ini di Syiar kan. Agar semua orang mencapai hidup berihsan (Sadar Allah) dan membuat ibadah lebih baik kepada Allah.

===============================================


Judul        : KESADARAN JIWA (Meraih Hidup Berihsan)
Penulis     : Andy Firmansyah
File          : Pdf ( Ebook )
Halaman   : 211 Hal
Terbit       : 2017
Harga       : Rp 50.000

Tentang Buku: 
Sedari kecil kita sangat lah jarang di ajarkan tentang keberihsanan( Sadar Allah ) kepada Allah. yang kita pelajari hanya ibadah jasmani, yaitu syariat, dan syariat, sedangkan  Wilayah hakikat atau wilayah Rohani sangat lah jarang yang mengajarkan.

Kita paham cara melakukan Sholat, tetapi hakikat sholat itu apa? mengapa tak dapat mencegah perbuatan keji dan mungkar? Mengaji hanya sebatas membaca dan menumpuk ilmu. bersedakah hanya lah sebatas memberi, tetapi paham kah kita hakikat nya semua itu?

Setiap Hari kita membaca Al-Fatihah, " Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkulah kami mohon pertolongan." mengapa kita masih meminta pertolongan orang pintar, dan Kyai. Mengapa tiada keyakinan kepada Allah? Keislaman kita hanya lah sebatas nama, jika tiada keyakinan dan berserah diri kepada Allah.. itu belum Islam sesungguhnya.

Hidup tanpa keihsanan ( Sadar Allah ), sama saja seperti bangkai yang berjalan, jiwa nya mati. Oleh karna itu di buku ini saya jelaskan bagaimana cara meraih keihsanan ( Sadar Allah ) itu. yaitu dengan beberapa metode.. Dzikir Nafas, Patrap, dan komunikasi Al-quran. ketiga metode tersebut ialah cara cepat mencapai keihsanan.

=============================================

Cara Membeli:
Silakan menghubungi Telp/Wa  : +62 812 70566960
Transfer uang ke Rekening Penulis, kirimkan bukti pembayaran via Whatsapp. Maka, file Ebook akan di kirmkan secepat nya ke emai atau whatsapp anda.

Pembayaran ke rekening:
A/n: Andi Firmansyah
Bank BNI
No Rek : 0152-8829-31

Jumat, 01 Desember 2017

BERUBAH SUDUT PANDANG

BERUBAH SUDUT PANDANG

"Bang Andy & saudara-saudaruku smua, saya hampir saja ribut dengan ibu mertua saya. jujur semenjak saya kenal Dzikir Nafas koq saya tidak percaya lagi dengan yang namanya PAMALI,..PRIMBON,.RAMALAN,.PASARAN PENANGGALAM DSB...!!!? saya hanya sampaikan ke istri saya kalau saya nggak percaya lagi dengan yang begituan. tetapi ibu mertua saya bilang, "JANGAN KAU ANGGAP REMEH YANG BEGITUAN, TIDAK MUNGKIN ORANG PERCAYA DENGAN YANG BEGITU ANDAIKAN NGGAK ADA FAKTA REALITA YANG TERJADI ...!" saya hanya diam (dan berkata dalam hati) saya tetap nggak percaya sebab ALLAH yang tahu & mengatur segalanya....

Gimana menurut saudaraku semua terkhusus buat bang Andy 🙏🏻???

Jawab,
Orang-orang yang berdzikir nafas itu pasti akan berubah. Apa nya yang berubah? Ya macam-macam..

Sikap, cara berpikir, dan sudut pandang nya pasti akan berubah! Jadi jangan heran jika kita ini jadi berbeda dengan kebiasaan dan pandangan orang pada umum nya.

Kalau dahulu kita akan mengikuti dan percaya begitu saja. Setelah berdzikir nafas pasti akan lebih banyak merenungi, tidak suka ikut-ikutan. Jika ada yang tidak sesuai, pasti bathin kita menolak.

Mengapa bisa begitu ya?
Karna kesadaran jiwa yang aktif yang selalu menyadari Allah.. maka akan Allah buka kan hati kita. Di sini lah kita menjadi manusia yang berakal. Bukan percaya begitu saja dengan ajaran nenek moyang.

Nah, penolakan-penolakan itu kan bukan di buat-buat. Bukan karna hasutan orang lain. Tetapi memang begitulah Allah yang membuat berubah sudut pandang kita. Begitulah jika Allah telah menjadikan kita hamba yang lurus.. pasti beda dengan kebanyakan orang.

Ini juga akan menjadi ujian bagi diri kita, ketika kita berbeda. Kita akan di kecil kan, di asing kan, bahkan di anggap sesat bagi orang-orang terdekat di sekitar kita. Yang dahulu teman, bisa saja jadi menjauhi. Yang dahulu saudara, bisa saja jadi memusuhi. Kita akan merasa jadi sendiri..

Tetapi tetap lah kuat ke Allah.. tiada yang dapat menggoyahkan keimanan kita jika telah di buka kan hati ini. Salah dan benar akan tampak semakin jelas. Saya juga dahulu seperti itu. Malah lebih ekstrim lagi.

Allah lah tempat bergantung, Allah lah sang pemberi petunjuk. Ikuti saja petunjuk Nya..

🙏🙏🙏